Terminal Merak Siapkan 650 Bus untuk Mudik

TEMPO.CO , MERAK: - Terminal Terpadu Merak (TTM), Kota Cilegon, Banten menyiapkan 650 bus angkutan lebaran 2013. "Kami telah menyiapkan 650 bus angkutan lebaran. Yang terdiri dari 520 bus reguler antar kota antar provinsi (AKAP), 10 bus reguler antar kota antar daerah dan 120 bus tambahan," kata Kepala Terminal Terpadu Merak Irawansyah Selasa, 16 Juli 2013.

Irawansyah mengatakan, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik, pihaknya akan melakukan uji kelayakan terhadap seluruh bus angkutan lebaran. "Untuk bus reguler kita sudah sering melakukan pemeriksaan, tapi akan kita cek lagi. sedangkan untuk armada tambahan akan kita cek lebih intensif," katanya.

Menurutnya, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan sarana, seperti perbaikan loket, toilet, tenda-tenda darurat untuk ruang tunggu penumpang, serta mendirikan posko keamanan dan kesehatan."Untuk keamanan terminal kita akan bekerja sama dengan pihak kepolisian. Selain itu, demi memudahkan penumpang mendapatkan informasi pihak terminal juga mendirikan posko informasi," katanya.

Irawanyah menambahkan, peningkatan penumpang di terminal Merak berbeda dengan peningkatan penumpang di terminal lainnya. Sebab, terminal merak biasanya banyak melayani arus balik. Untuk itu, pada arus mudik dan balik, TTM menyiapkan 120 bus cadangan. "Bus cadangan itu untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan penumpang di terminal akibat keterlambatan bus," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Pulomerak, Komisaris Polisi M Sujatna mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan penumpang di terminal merak, pihaknya telah mempersiapkan sebanyak 61 anggota untuk ikut mengatur lalu lintas dikawasan Merak. "Nanti disetiap titik mulai dari Simpang SPIJ arah Merak, hingga Suralaya akan ada petugas kami yang siap mengatur lalu lintas saat mudik nanti," katanya. WASI'UL ULUM

ULUM

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.