Ternak Uang beri subsidi pendidikan jaga asa calon investor masa depan

Platform edukasi keuangan Ternak Uang memberikan subsidi pendidikan untuk generasi muda guna menjaga asa para calon investor tersebut di masa depan.

Ternak Uang menggelar kegiatan bertajuk "Ternak Uang untuk Indonesia: Dana Subsidi Pendidikan untuk Anak-Anak Indonesia". Kegiatan tanggung jawab perusahaan ini berlangsung di Panti Asuhan Yatim Ar-Rohmat, Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Ternak Uang luncurkan kanal siniar jadi wadah emiten jangkau investor

“Ternak Uang berkomitmen untuk mengedukasi dan memperluas literasi keuangan sejak dini kepada seluruh masyarakat Indonesia terutama generasi muda," ujar Co-founder Ternak Uang Timothy Ronald dalam rilis pers, Jumat.

Timothy menilai pengetahuan finansial yang kuat merupakan bekal besar bagi generasi muda untuk membangun ekonomi Indonesia agar lebih maju di masa mendatang. Bagi Ternak Uang, generasi muda merupakan aset berharga di masa depan.

Dalam kegiatan itu, Ternak Uang memberikan subsidi pendidikan kepada seluruh anak asuh di Panti Asuhan Yatim Ar-Rohmat. Penerima subsidi pendidikan ini berada di jenjang pendidikan SD-SMA dengan rentang usia 10-20 tahun.

Melalui subsidi pendidikan ini, platform belajar investasi yang berdiri pada tahun 2020 itu berupaya untuk meringankan biaya pendidikan, sehingga semua anak asuh di panti asuhan mendapatkan kesempatan untuk menyelesaikan sekolah.

Baca juga: Ternak Uang rilis fitur "Stockpick" untuk permudah investasi saham

Hal ini juga selaras dengan visi panti asuhan yatim Ar-Rohmat yaitu memberikan pelayanan kesejahteraan sosial pada anak terlantar dengan melaksanakan penyantunan, memberikan layanan pengganti orang tua/wali anak dalam memenuhi kebutuhan fisik, mental, dan sosial kepada anak asuh.

Selain memberikan subsidi pendidikan, Co-Founders Ternak Uang yang beranggotakan Raymond Chin, Timothy Ronald, dan Felicia Tjiasaka juga berbagi pengalaman dengan memberikan edukasi finansial singkat bertema “Pentingnya Menabung Sejak Dini”.

"Literasi keuangan bisa dilatih sejak dini, dimulai dari membangun kesadaran akan pentingnya menabung. Kebiasaan ini sebaiknya ditanamkan sejak kecil agar di masa depan tidak menjadi generasi yang konsumtif dan dapat mengelola keuangan dengan baik," pungkas Timothy.


Baca juga: Agate umumkan strategic advisor baru Raymond Chin

Baca juga: Tips atur keuangan jelang Lebaran

Baca juga: Kiat jadi "freelancer" berpenghasilan besar tiap bulan