Ternyata 4 Jenis Suara Ini Bisa Mengganggu Kucing Kamu, Yuk Lebih Peduli!

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta Kucing memiliki telinga yang unik dengan kemampuan pendengaran yang tajam. Sebagai pecinta dan pemilik kucing, pernahkah kamu bertanya-tanya suara apa saja yang tidak disukai oleh kucing? Memiliki kapasitas pendengaran yang lebih besar dibandingkan manusia membuat telinga kucing sangat sensitif terhadap banyak suara dan bunyi.

Suara yang tidak mengganggu bagi manusia bisa membuat para kucing menjadi terganggu dan tidak nyaman. Oleh karena itu, jika kamu memelihara kucing dan peduli dengan mereka perlu mengetahui suara dan bunyi-bunyi agar kucing merasa nyaman dan dapat bersantai tanpa khawatir.

Telinga kucing sangat sensitif

Tahukah kamu bahwa telinga kucing dapat bergerak hingga 180 derajat, seperti halnya dua 'satelit'. Kemampuan ini memungkinkan mereka untuk mendengar suara paling samar yang membantu mereka mendeteksi predator dan mangsa.

Telinga luarnya terdiri dari pinna atau penutup telinga dan kanal; telinga tengah, gendang telinga dan tulang kecil pendengaran. Telinga bagian dalam adalah struktur kompleks yang mencakup saluran cairan setengah lingkaran untuk membantu keseimbangan dan koklea, untuk pendengaran.

Kemampuan telinga kucing akan membuat kamu kagum. Bahkan suara tepuk tangan dapat "didengar" oleh kucing tuli. Dikutip dari animalwised, mereka diduga dapat mendengar suara dari 45 hingga 60.000 hertz. Sebagai perbandingan, manusia hanya dapat mendengar dari 20 hingga 20.000 hertz. Sebenarnya, suara apa pun di atas 20.000 dianggap ultrasonik, jadi kucing kamu dapat mendengar segala macam hal yang tidak akan pernah kamu dengar.

Yuk, sekarang kita mulai mengulas jenis suara dan bunyi yang bisa mengganggu dan membuat kucing membencinya.

1. Suara Mendesis

Kucing suka ketenangan. (Shutterstock)
Kucing suka ketenangan. (Shutterstock)

Suara mendesis umumnya dikaitkan dengan situasi berbahaya atau potensi konflik dengan sesama kucing atau binatang lain. Selain itu, beberapa hal seperti menyemprotkan aerosol, tas belanja plastik yang bergemerisik, aluminium foil yang tergencet, dan bahkan jaket polyester yang bergesekan dengan sesuatu ternyata dapat membuat kucing kamu terganggu. Suara lain yang menyerupai desisan bisa membuat kucing kamu menjadi gelisah, agresif atau bahkan vocal.

2. Suara Frekuensi Tinggi

Ilustrasi menonton televisi.
Ilustrasi menonton televisi.

Seperti yang sudah dibahas di atas, kucing dapat mendengar suara pada frekuensi yang jauh lebih tinggi daripada manusia. Karena itu, suara paling kecil, beberapa di antaranya tidak terdengar di telinga manusia, dapat benar-benar memengaruhi kucing. Diantaranya suara layar komputer dan televisi, bola lampu fluorescent, remote control dan benda-benda elektronik lain yang dapat menghasilkan suara "nyaring" berfrekuensi tinggi, bernada tinggi

Oleh karena itu, perhatikan reaksi kucing saat kamu menyalakan beberapa perangkat elektronik. Jika mereka terganggu, cobalah untuk tetap pertahankan volume pada level rendah.

3. Suara yang cepat dan tiba-tiba

Wasit Prancis, Stephanie Frappart meniup peluit selama pertandingan Grup G Liga Champions antara Juventus vs Dynamo Kiev di Allianz Stadium, Kamis (3/12/2020) dinihari WIB. Frappart menjadi wasit perempuan pertama yang memimpin pertandingan Liga Champions men’s team. (Vincenzo PINTO/AFP)
Wasit Prancis, Stephanie Frappart meniup peluit selama pertandingan Grup G Liga Champions antara Juventus vs Dynamo Kiev di Allianz Stadium, Kamis (3/12/2020) dinihari WIB. Frappart menjadi wasit perempuan pertama yang memimpin pertandingan Liga Champions men’s team. (Vincenzo PINTO/AFP)

Kucing pada umumnya adalah hewan peliharaan yang tenang dan terobsesi dengan tidur sehingga dia akan membenci apapun yang mengejutkannya. Suara yang cepat dan mengejutkan seperti bel pintu atau peluit akan sangat mengejutkan dan mengganggu mereka. Demikian pula, suara tepukan tangan dan perkataan tegas akan mengkhawatirkannya.

Satu hal lagi yang harus kamu hindari sebagai pemilik kucing adalah membuat suara berdecak dengan mulut kamu. Hal ini tidak hanya akan membingungkan kucing, tetapi juga membuat mereka frustasi. Jangan kaget jika tiba-tiba dia bereaksi dan menerbangkan cakarnya.

4. Suara Keras

Kamu telah mengetahui seberapa sensitif telinga kucing, jadi tidak mengherankan jika suara keras juga mengganggunya. Jika kamu ingin mendengarkan musik, bawa kucing kamu ke ruangan lain yang suaranya akan sedikit teredam. Bagi mereka, musik yang keras itu seperti sakit kepala yang mengganggu dan membuat mereka bingung kenapa harus seperti itu?

Jenis-jenis Speaker (Photo by Pedro Martin on Unsplash)
Jenis-jenis Speaker (Photo by Pedro Martin on Unsplash)

Lebih baik kamu atur volume dan memberikan musik yang bisa menyenangkan untuk kucing. Misalnya musik klasik atau genre lain yang mungkin mereka sukai.

Suara keras lain yang tidak disukai kucing (yang tidak dapat kamu kendalikan) adalah: sirine, truk sampah, sepeda motor, petir, kembang api dan bor. Satu hal yang dapat kamu kendalikan adalah penyedot debu. Ini adalah salah satu suara utama yang dibenci kucing. Demikian pula, saat kamu akan membersihkan rumah, bantulah telinga hewan peliharaan kamu dan bujuk mereka ke ruangan lain.

Penting untuk kamu ketahui bahwa tidak semua kucing akan membenci setiap suara dibahas di atas. Namun, kebanyakan dari mereka akan sangat tidak menyukai daftar tersebut dan beberapa bahkan mungkin terdiam karenanya.Misalnya, suara yang mirip dengan desisan akan menyebabkan telinga kucing terangkat karena ini adalah suara pertahanan yang dibuat oleh kucing lain. Tentunya hal ini akan membuat kucing yang bersangkutan menjadi sangat waspada.

Untuk kenyamanan kucing kesayangan kamu, jika berhubungan dengan suara-suara di atas dan tahu kucing akan terganggu, maka sebisa mungkin membawanya ke tempat yang lebih tenang. Di samping itu, jangan lupa untuk membersihkan telinga kucing secara rutin supaya dia berfungsi dengan maksimal dan terhindar dari gangguan pendengar. Mintalah rekomendasi dari dokter hewan ya.

Muezza.
Muezza.

Agar kucing selalu sehat, berikan makanan kucing yang memiliki kandungan protein, asam lemak omega 3, vitamin, dan mineral seperti Muezza. Muezza sangat membantu menjaga kesehatan gigi, tulang, sistem pencernaan hingga bikin bulu kucing lembut bebas rontok.

Muezza sendiri sudah mendapatkan sertifikasi halal dari The Central Islamic Committee of Thailand sehingga pemilik kucing bebas khawatir saat memanjakan kucing kesayangan. Makanan kucing Muezza ini memiliki empat pilihan varian rasa, diantaranya Mackerel Flavor, Ocean Fish Flavor, Tuna Flavor, dan Salmon Flavor. Segera beli varian rasa terfavoritnya di Shopee dan Tokopedia.

Beli Muezza di Shopee

Beli Muezza di Tokopedia