Ternyata Hajjah Syamsinar Ibu Angkat Jenderal TNI Panglima Kostrad 37

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ternyata Panglima Komando Cadangan Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Letnan Jenderal Edy Rahmayadi memiliki seorang ibu angkat asal Pariaman, Sumatera Barat.

Kenyataan ini diungkapkan Letjen TNI Edy ketika berziarah ke sebuah makam di Nagari Kasang, Kecamatan Lembah Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, baru-baru ini.

Dalam keteranganya, dilansir VIVA Militer, Selasa 17 November 2020, Panglima Kostrad TNI ke-37 itu menuturkan, di makam itu disemayamkan ibu angkatnya bernama Hajjah Syamsinar binti Mak Unud.

Hajjah Syamsinar merupakan sosok yang berjasa bagi perjalanan kehidupan Letjen TNI Edy, sebab dia merupakan ibu angkat yang merawat Letjen TNI Edy ketika masih bertugas di Pulau Andalas.

"Almarhumah merupakan Ibu angkat saya sejak saya berpangkat Letnan dan bertugas pada saat itu di Linud 100 Binjai sampai saya menjadi Danyon di Raider 100 Binjai. Sampai sekarang saya masih terus berkomunikasi dengan keluarga Almarhumah di Sumatera Barat ini, karena dengan silaturahmi membuat kita dapat memperpanjang umur dan melapangkan rezeki," kata Letjen TNI Edy dalam keterangannya.

Letjen TNI Edy merupakan jenderal berdarah Aceh. Dia lahir di Sabang pada 10 Maret 1961 dari pasangan Nawal Lubis. Sejak lulus dari Akademi Militer 1985, dia langsung bergabung dengan satuan infanteri Kostrad, jadi karier militernya benar-benar dimulai dari korps baret hijau TNI AD.

Sebelum menjabat Panglima Kostrad, Letjen TNI Edy juga pernah memegang tongkat komando panglima Kodam I/Bukit Barisan dan pernah juga menjabat Panglima Divisi Infanteri I Kostrad.

Letjen TNI Edy mengakhir karier militernya pada 2019, karena saat itu dia terpilih menjadi Gubernur Sumatera Utara, untuk masa jabatan 2018-2022.

Baca: TNI Akan Terjunkan Pasukan Tempur Kodam Diponegoro ke Basis OPM