Ternyata Ini Alasan Syekh Ali Jaber Ingin Dimakamkan di Lombok

Lutfi Dwi Puji Astuti, Isra Berlian
·Bacaan 1 menit

VIVA – Tepat pukul 15.16 mobil ambulance yang membawa jenazah almaruhum Syekh Ali Jaber meninggalkan kediamannya di Komplek Taman Berdikari Santosa, Pulo Gadung, Jakarta Timur. Mobil ambulance yang membawa jenazah Syekh Ali Jaber dikawal oleh rombongan pihak kepolisian.

Dari pantauan live report di akun YouTube Wakaf Adventure, iring-iringan mobil keluarga juga ikut dalam mengantarkan mobil ambulance tersebut. Dari pantauan channel YouTube yang disiarkan live tersebut juga terlihat arus lalu lintas di area rumah tersebut dihentikan sementara saat iring-iringan mobil jenazah keluar dari komplek kediaman Syekh Ali Jaber. Tidak lama berselang sejumlah kendaraan masyarakat juga terlihat ikut mengantarkan jenazah Syekh Ali Jaber.

Jenazah Syekh Ali Jaber dikabarkan akan dimakamkan di Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Qur'an (Daqu) milik ustaz Yusuf Mansyur di Tangerang, Banten. Pemakaman Syekh Ali Jaber sendiri dilakukan di Pondok Pesantren Daqu atas permintaan dari pihak keluarga. Lalu apa alasan alhamrhum ingin dimakamkan di Lombok?

Sebelumnya Syekh Ali sendiri pernah mengungkapkan keinginannya agar kelak saat meninggal dunia, dia ingin dimakamkan di Lombok. Bukan tanpa alasan, bagi Syekh Ali Jaber Lombok memiliki kesan tersendiri baginya.

"Pertama saya berjuang di Indonesia memang di Lombok, anak saya lahir di Lombok. Kakek saya dua duanya kelahiran Lombok," kata Syekh Ali Jaber dalam kanal YouTubenya pada 30 Desember 2020 lalu.

Dalam tayangan live streaming Wakaf Adventure, pihak keluarga Syekh Ali di Lombok mengaku memiliki harapan agar almarhum Syekh Ali dapat dimakamkan di Lombok.

"Berharap di sini (Lombok) tapi tergantung pihak keluarganya," kata Faisal salah satu keluarga Syekh Ali di Lombok.