Ternyata Ini Asal Muasal Jalan Tol Cipali Ambles

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Jalan Tol Cipali di KM 122+400 ambles. Direktur Operasi ASTRA Tol Cipali Agung Prasetyo mengungkapkan penyebab, Tol Cipali ambles karena intensitas hujan dengan durasi lama pada dua hari lalu.

Agung menyebutkan, intensitas dan curah hujan tinggi mengakibatkan banyak volume air masuk ke dalam base layer di titik jalur yang ambles. Ditambah kendaraan berat yang banyak melintas untuk menghindari banjir di jalur Pantura.

Kondisi tersebut menyebabkan keretakan jalan tol bertambah dan memburuk keadaan jalan sehingga ambles. "Kami sebut keretakan panjangnya sampai 40 meter terjadi di KM 122+400 arah Jakarta," kata Agung.

Agung mengatakan, rusaknya jalur yang berada di wilayah Subang tersebut pertama kali ditemukan pada 8 Februari 2021 pukul 16.00 WIB.

Upaya mengawal kelancaran arus lalu lintas imbas Tol Cipali ambles, dilakukan aturan contra flow. Ini diberlakukan di KM 117 sampai KM 126 sejak Selasa, (9/2/2021), pukul 03.00 WIB.

Namun demikian, Agung memastikan saat ini kondisi lalu lintas Jalan Tol Cipali terpantau ramai lancar. Hanya saja di jalur menjelang KM 117 hingga KM 126 yang sedang diberlakukan contra flow tampak terjadi kepadatan.

Agung mengaku pihaknya terus berupaya maksimal menerapkan mekanisme contra flow untuk mengurangi beban pada jalan dan juga memitigasi kemacetan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan kontraktor untuk melakukan perbaikan jalan pada bahu luar lajur 1 dan 2 di KM 122+400. Perbaikan diperkirakan memakan waktu 1,5 bulan," katanya.

**Ingat #PesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Jalur Sementara

Kendaraan yang didominasi pemudik melintasi Jalan Tol Cipali di kawasan Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (8/7). Diberlakukannya sistem satu arah atau one way menyebabkan jalur Trans Jawa dari arah Palimanan menuju Cikampek ramai lancar pada H+3 Lebaran. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Kendaraan yang didominasi pemudik melintasi Jalan Tol Cipali di kawasan Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (8/7). Diberlakukannya sistem satu arah atau one way menyebabkan jalur Trans Jawa dari arah Palimanan menuju Cikampek ramai lancar pada H+3 Lebaran. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Untuk mengurangi beban lalu lintas, akan dibangun lajur sementara di median jalan. Agung memperkirakan pembangunan jalur sementara memakan waktu 10 hari.

"Diimbau kepada pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol, tetap berhati-hati dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ruas jalan di sepanjang Tol Cipali dikabarkan ambles.

Dari informasi yang didapat, jalan ambles di Tol Cipali berada di KM 122+400 arah ke Jakarta. Direktur Operasional Astra Tol Cipali Agung Prasetyo mengatakan, hingga saat ini masih mengkaji kedalaman jalan yang ambles termasuk penyebanbnya.

Belum ada informasi lebih lanjut terkait kedalaman jalan Tol Cipali yang ambles tersebut. Agung memastikan akan memberitahukan hasil kajian tersebut sesegera mungkin.

"Nanti kami kabarkan lagi informasi lanjutnya setelah mendapat hasil kajian," ujar Agung melalui pesan tertulis, Selasa (9/2/2021).

Saksikan Video Ini