Ternyata Memiliki Sifat Egois Sulit Membuat Seseorang Bahagia

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Keegoisan cenderung membuat seseorang mengasingkan diri dari orang lain, karena mereka biasanya tidak ingin berurusan dengan orang lain. Tentu saja tidak ada yang ingin berada di sekitar orang yang hanya memikirkan dirinya sendiri dan mengabaikan kebutuhan dan perasaan orang lain. Jika perilaku tersebut terus berlanjut pada diri seseorang, akhirnya ia akan menyadari dampaknya tak akan membawa kebahagiaan.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa seseorang berkepribadian egois cenderung tidak bahagia. Simak selengkapnya pada ulasan berikut ini, ya, Sahabat Fimela.

Kehilangan Rasa Hormat

Untuk mendapatkan rasa hormat, seseorang harus melakukan hal yang sama pada orang lain. Namun, hal ini tidak berlaku bagi seseorang yang egois, karena ia hanya menganggap bahwa dunia seluruhnya terpusat kepadanya, dan sangat sulit bagi mereka untuk menghargai orang lain. Sebab, bagi mereka tidak ada yang lebih penting selain dirinya sendiri. Jadi, seseorang yang memiliki kepribadian egois sangat rentan kehilangan rasa hormat dalam lingkungannya.

Kehilangan Keuntungan

Tinggalkan pacar yang egois./Copyright shutterstock.com/g/Chankowet
Tinggalkan pacar yang egois./Copyright shutterstock.com/g/Chankowet

Memperlihatkan kepedulian dan rasa hormat terhadap manusia lain dapat membuka peluang bahkan keuntungan. Seringkali, banyak orang gagal untuk menyadari hal ini sampai mereka kehilangan kesempatan besar.

Peluang ini bisa ada dalam bisnis, pertemanan, dan bidang kehidupan lainnya. Terhubung dengan orang lain juga memberikan peluang untuk pertumbuhan pribadi, perluasan pengetahuan, dan perspektif kehidupan yang lebih luas. Terkadang, orang yang egois tidak akan pernah tahu bahwa mereka telah melewatkan kesempatan yang berarti.

Kesulitan Mendapatkan Bantuan

Bagaimana seseorang memilih untuk memperlakukan orang lain, cenderung akan kembali pada dirinya sendiri. Banyak orang merasa mudah untuk menjadi egois ketika segala kebutuhannya terpenuhi dengan baik.

Namun, hal yang sering dilupakan, terkadang ia membutuhkan bantuan dari orang lain. Jadi, jika dirimu mengadopsi perilaku egois, suatu saat mungkin dirimu tidak akan mudah mendapatkan bantuan dari orang lain saat membutuhkkannya.

Sulit Berkembang

Ilustrasi/copyrightshutterstock/Luis Molinero
Ilustrasi/copyrightshutterstock/Luis Molinero

Orang yang egois, umumnya terlalu asyik dengan pikiran dan agenda mereka sendiri dan sukar memiliki perhatian pada orang lain. Dalam jangka panjang, ini merugikanmu, mengingat setiap orang memiliki perspektif unik tentang kehidupan.

Belajar dari orang lain dapat membantumu menjadi lebih baik dalam pekerjaan atau memperluas pengetahuan. Dan hal ini akan sulit didapatkan oleh seseorang dengan kepribadian egois.

Banyak orang membenarkan keegoisan dan meyakinkan diri sendiri bahwa perilaku tersebut lebih bermanfaat daripada menunjukkan kepedulian terhadap pikiran dan perasaan orang lain. Sampai seseorang menyadari bahwa keegoisan bukanlah suatu hal yang bijak, maka saat itulah mereka akan mampu mengatasinya. Semoga bermanfaat. mereka tidak akan mampu untuk mengatasinya. Semoga bermanfaat.

#ElevateWomen