Ternyata Mobil Esemka Beneran Ada yang Beli Lho

Pius Yosep Mali

VIVA – Esemka melengkapi jajaran produk otomotif di Tanah Air. Setelah resmi diluncurkan beberapa waktu lalu, kini merek mobil asli Indonesia mulai memasarkan produknya. Tentara Nasional Indonesia diketahui menjadi konsumen dari mobil buatan Boyolali, Jawa Tengah tersebut.

Minat TNI untuk menggunakan Esemka sebagai kendaraan operasional dibuktikan dengan menandatangani perjanjian pembelian mobil Esemka beberapa waktu lalu. Kendaraan yang dipilih sebagai angkutan operasional adalah pikap Esemka Bima, yang menggendong mesin 1.300cc.

Kini, mobil-mobil pikap produksi lokal tersebut telah diserahterimakan ke TNI Angkatan Udara, kemudian diberikan kepada Satuan-Satuan Lanud Atang Sendjaja. Penyerahan unit mobil dilakukan pada hari Kamis 3 Oktober 2019, berlokasi di Terminal Selatan Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI Yuyu Sutisna mengatakan, penyerahan mobil Esemka dilakukan untuk mendukung kegiatan operasional satuan-satuan TNI Angkatan Udara, serta merupakan wujud nyata sumbangsih TNI AU dalam mendorong tumbuh kembangnya industri mobil dalam negeri.

Baca juga: Jakarta bukan kota termacet di Indonesia

"Nantinya 35 unit mobil Esemka tipe Bima, yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional di satuan operasi seperti di Pangkalan TNI Angkatan Udara, khususnya Skadron Udara dan Skadron Teknik,” ujarnya seperti dilansir dari Laman resmi TNI AU, Selasa 8 Oktober 2019.

Satuan TNI AU di Lanud Atang Sendjaja yang yang menerima mobil Esemka, yakni skadron Udara 6, Skadron Udara 8 dan Skatek 024. Unit mobil pikap yang akan menjadi kendaraan operasional, diterima langsung Komandan Skadron Udara 8.

Presiden Jokowi menjajal mobil Esemka Bima

Dari gambar, diketahui mobil Esemka yang dipakai sebagai operasional tidak menggunakan warna putih seperti versi standarnya. Mobil dilabur dengan warna kuning pada bagian bodi dan baknya, agar mobil lebih mudah terlihat saat wara-wiri di sekitar area landasan udara.

Sebagai penguat identitasnya sebagai mobil militer, dipasang strip hitam dan tulisan 'Angkatan Udara' pada sisi bak mobil pikap.Sementara itu di bagian pintu terlihat dipasangi logo dari kesatuan TNI AU dan di bagian atapnya dipasang lampu rotator warna oranye.