Ternyata Prajurit TNI yang Tewas Ditembak Brutal Polisi dari Kostrad

Bayu Adi Wicaksono, Rifki Arsilan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ternyata prajurit militer Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur ditembak secara brutal oleh anggota Kepolisian Daerah Metro Jaya berasal Komando Cadangan Stragis Angkatan Darat (Kostrad).

Berdasarkan informasi yang diterima VIVA Militer, prajurit TNI Angkatan Darat itu merupakan prajurit aktif di Kompi Pengawal Detasemen Markas Kostrad. Korban bernama Prajurit Satu Martinus Kardo Rizky Sinurat.

Pratu Kardo tewas setelah peluru yang ditembakkan Bripka Cornelius Siahaan anggota Polsek Kalideres menembus tubuhnya pada sekira pukul 04:00 WIB di salah satu kafe di Cengkareng, Jakarta Barat.

Sejauh ini atas tewasnya Pratu Kardo Sinurat, Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya telah mengerahkan tim khusus untuk melakukan penyelidikan atas insiden berdarah itu.

Dan Pangdam Jaya, Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman memerintahkan semua prajurit TNI Angkatan Darat tidak terpancing.

Perlu diketahui, dalam penembakan brutal itu ada tiga orang meninggal, dua orang warga sipil dan Pratu Kardo Sinurat. Sementara seorang lainnya terluka dan kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kalideres.

Sementara itu Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran telah meminta maaf atas peristiwa berdarah itu.

“Sebagai Kapolda Metro Jaya, atasan tersangka, saya menyampaikan permohonan maaf yang setinggi-tingginya kepada masyarakat, kepada keluarga korban, dan kepada TNI AD,” kata Fadil di Polda Metro Jaya.

Baca: Jakarta Geger, Prajurit TNI Gugur Ditembak Secara Brutal oleh Polisi