Ternyata Virus Covid-19 Mudah Menyerang Remaja

Syahdan Nurdin, fernandofoeh-526
·Bacaan 2 menit

VIVA – Virus Corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian.

Virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, seperti lansia (golongan usia lanjut), orang dewasa, anak-anak, dan bayi.

Semenjak di berlakukannya new normal tanggal 5 Juni 2020, masyarakat mulai beraktifitas kembali namun tetap dalam protokol Kesehatan yang ketat yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Peneliti sekelompok ilmuwan di Rutgers University, New Jersey mengatakan “Tidak benar bahwa Covid-19 lebih sedikit menyerang orang muda,” ujar peneliti Lawrence C Kleinman, profesor sekaligus Wakil Kepala Pengembangan Akademis dan Kepala Divisi Pediatrik Kesehatan Masyarakat, Rutgers Robert Wood Johnson Medical School.


Anak-anak dan remaja memiliki risiko lebih besar untuk mengalami komplikasi dan kondisi yang parah jika terpapar Covid-19. Hal ini berkebalikan dengan beberapa studi sebelumnya, yang menyebutkan bahwa anak-anak adalah golongan yang paling tidak rentan terkena virus corona jenis SARS-CoV-2.

Mengingat virus Corona yang dapat menyerang siapa saja, maka remaja ini yang bernama Kaylifa Nurul (19) Positif terkena virus Covid-19. Gejala awal yang dirasakan oleh Kayla adalah demam, radang, setelah itu indra penciuman dan perasa hilang selama 9 hari.

Saat Kayla mengetahui dirinya terkena virus Covid-19 maka ia pun langsung melakukan pengobatan dan dirawat di RSUD Wisma Atlet Kemayoran. "Saya ingin mengingatkan kepada seluruh remaja untuk tidak memandang sebelah mata virus Covid-19 ini. Karena virus ini sangat berbahaya dan kita sebagai generasi muda harus berperan aktif dalam mencegah penyebaran virus Covid-19 ini" kata Kayla (19).

Dalam hal ini, kita dapat menyimpulkan bahwa virus Corona ini tidak melihat usia. Siapapun dapat terkena virus Covid-19 dan diluar sana masih sangat banyak remaja yang masih belum peduli akan bahaya virus Covid-19 ini. Mereka merasa bahwa usia yang muda berarti memiliki fisik yang kuat dan kebal akan virus tetapi kenyataannya tidak seperti itu.


Pendapat dari remaja tentang Covid-19 adalah Covid-19 telah menggangu aktivitas seperti sekolah, perkuliahan sampai pegawai kantor yang terpaksa di keluarkan dari perusahaan.

Namun remaja tersebut mengatakan bahwa dalam situasi seperti ini harus bisa beradaptasi dengan lingkungan dan keadaan baru, yang dimana semua harus tetap dalam protokol kesehatan seperti penggunaan masker, mencuci tangan dan social menjaga jarak. Selain itu karena penyebaran Covid-19 yang cepat membuat semua masyarakat menjadi lebih merasa takut saat ingin keluar rumah.