Terobosan 2021, Transkon Jaya Bakal Pakai Mobil Listrik?

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Transkon Jaya Tbk (TRJA), emiten penyewa kendaraan dan penyedia layanan jaringan internet tengah dalam pembicaraan dengan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) yang menyediakan mobil listrik.

Hal ini diungkapkan Corporate Secretary TRJA, Alexander Syauta dalam paparan publik, Rabu (30/6/2021). "Kami beberapa minggu atau bulan belakangan ini banyak bicara dengan salah satu Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) yang menyediakan mobil listrik. Ini akan jadi terobosan kami di 2021,” kata dia.

Adapun 2021, Transkon Jaya menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 100 miliar. Belanja modal tersebut akan dialokasikan untuk pembiayaan dan modal. Modal dimaksud yakni meliputi pembelian kendaraan baru.

"Kami memang siapkan capex Rp 100 miliar. Terdiri dari campuran antara pembiayaan dan modal. modal seperti kami alokasikan untuk uang muka kendaraan,” kata Alex.

Alex mengatakan, hingga saat ini kendaraan terus berdatangan tapi tetap saja belum maksimal. Padahal, di sisi pembiayaan dan modal siap, tapi ketersediaannya yang saat ini jadi masalah.

"Kami yakin ketersediaan unit akan terselesaikan di semester II, bulan Juli," kata dia.

Selain itu, belanja modal juga dialokasikan untuk peningkatan kualitas layanan yang terstandarisasi.

Gerak Saham TRJA

Karyawan memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2018 di Kantor BEI, Jakarta, Jumat (28/12). Presiden Joko Widodo atau Jokowi menutup langsung perdagangan IHSG 2018. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Karyawan memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2018 di Kantor BEI, Jakarta, Jumat (28/12). Presiden Joko Widodo atau Jokowi menutup langsung perdagangan IHSG 2018. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada penutupan perdagangan saham Rabu, 30 Juni 2021, saham PT Transkon Jaya Tbk naik tipis 0,59 persen ke posisi Rp 171 per saham. Saham TRJA naik dua poin ke posisi Rp 172 per saham. Saham TRJA berada di posisi tertinggi Rp 172 dan terendah Rp 167 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 79 klai dengan volume perdagangan 1.423. Nilai transaksi harian saham Rp 24 juta.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel