Teroris Ditangkap di Babel-Jakarta Ternyata Pemasok Senjata ke Poso

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan menjelaskan bahwa 3 orang teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri di Bangka Belitung dan Jakarta ternyata pemasok senjata ke teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Sulawesi Tengah.

Tiga orang teroris yang ditangkap di Bangka Belitung dan Jakarta yakni AS, SY, dan AS.

“AS menjelaskan senjata dan amunisi yang dikirimkan ke tersangka S dan D di Jakarta. Rencananya akan dikirim ke DPO teroris Poso,” kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta pada Senin, 12 Juli 2021.

Menurut dia, tersangka AS mengirim paket senjata dari Bangka Belitung ke Jakarta untuk dilakukan pengecekan terlebih dahulu oleh tersangka DS. Setelah itu, paket senjata dan amunisi dikirim ke Poso.

"AS menjelaskan kepada tersangka yang ditangkap terkait pengiriman senjata, amunisi dan peralatan ke Poso agar barang dikirim dari Babel tiba dulu di Jakarta. Selanjutnya, dari Jakarta dicek untuk dikirim lagi sesuai tujuan yang mana proses tersebut untuk memutus rantai sumber paket sebelumnya agar lebih rapih," ujarnya.

Ia menambahkan, AS dan SY terhubung secara perbankan melalui salah satu bank swasta untuk keperluan pemesanan amunisi, senjata api revolver dan senjata api laras panjang karena keduanya sering berkomunikasi melalui media sosial.

“Dalam rangka pengiriman senjata api ke Jakarta, S menggunakan alamat dan identitas DS. AS telah mengirimkan senjata beserta amunisi sesuai barang bukti yang disita oleh Densus 88 untuk digunakan aksi teror,” ujar dia.

Diketahui, Densus 88 menangkap 3 terduga teroris yaitu DS, SY, dan AS. Penangkapan dilakukan di Duren Sawit, Jakarta Timur; Kembangan, Jakarta Barat; dan Bangka Belitung (Babel) pada Rabu, 30 Juni 2021 lalu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel