Teroris Telah Uji Coba Racun Sianida ke Pedagang

Peracun Satu Keluarga Isteri di Mojokerto Diringkus

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ancaman racun sianida dari kelompok teroris bukan hanya isapan jempol. Tersangka teroris mengakui telah melakukan uji coba ke seorang pedagang makanan.

"Racun ini setelah dibawa ke Puslabfor (Pusat Laboratorium Forensik), ini termasuk asam sianida. Pernah diuji coba ke pedagang dan sebagainya. Ini masih kita dalami," ungkap Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (14/6/2011).

Menurut Anton, racun mematikan itu tidak hanya telah diuji coba ke pedagang makanan oleh teroris, tapi juga ke media uji coba lainnya. Namun, Anton tidak menyebut media uji coba yang dimaksud.

Sumber di kepolisian menyebut tersangka teroris juga mengaku telah melakukan uji coba racun sianida tersebut dengan media tikus.

"Sudah pernah trial ke pedagang sama tikus. Tapi, ini masih penyelidikan, belum tahu tewas atau tidak," ujarnya.

Senin (13/6/2011) di Gedung DPR RI Jakarta, Kabag Penum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar menyatakan informasi adanya rencana meracuni polisi dengan sianida diketahui dari pemeriksaan tersangka teroris kelompok Poso, Ali Miftah. Rencananya, racun sianida itu akan disebar melalui penyuplai air mineral, yang biasa memasok minuman ke kantin-kantin kantor kepolisian.

Anton menambahkan bahwa enam tersangka teroris yang ditangkap di Jakarta pada Jumat (10/6/2011) adalah orang-orang yang merencanakan penyerangan ke polisi dengan racun sianida. Dari penggeldahan di rumah seorang tersangka, Paimin, ditemukan 2 botol berisi 500 mililiter asam sianida.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel