Terpapar Covid-19, Dua Petugas Puskesmas di Bekasi Meninggal Dunia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kasus kematian pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu 3 November 2020, kembali bertambah. Tiga orang pasien dikabarkan meninggal dunia, dimana dua diantaranya merupakan petugas Puskesmas.

"Iya termasuk 2 orang petugas Puskesmas yang meninggal, dari Puskesmas Babelan dan Puskesmas Karangbahagia," kata Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, Kamis (4/11/2020).

Dengan bertambahnya tiga orang pasien meninggal dunia, maka jumlah angka kematian Covid-19 di Kabupaten Bekasi saat ini menjadi 74 orang.

Dikarenakan penyebaran virus yang masih fluktuatif, Alamsyah meminta agar masyarakat selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan, terutama saat berada di luar rumah.

"Terutama 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Serta 3W, wajib iman, wajib aman dan wajib imun," ujarnya.

Selain itu, lanjut Alamsyah, masyarakat khususnya yang baru pulang bepergian ke luar daerah saat libur panjang dan cuti bersama, juga diimbau untuk memeriksakan kesehatan secepatnya apabila merasakan gejala flu.

"Bila ada gejala seperti flu, demam dan batuk agar segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan," imbuhnya.

Kasus Sembuh Meningkat

Seorang anak kenakan masker dengan latar belakang mural Indonesia Bisa Stop Corona di Lapangan Bulutangkis, Kampung Kali Pasir, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Pesan mural mengajak warga untuk memutus rantai penyebaran Corona Covid-19 dengan diam di rumah. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Seorang anak kenakan masker dengan latar belakang mural Indonesia Bisa Stop Corona di Lapangan Bulutangkis, Kampung Kali Pasir, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Pesan mural mengajak warga untuk memutus rantai penyebaran Corona Covid-19 dengan diam di rumah. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Berdasarkan data terbaru di laman pikokabsi.bekasikab.go.id per tanggal 4 November 2020, total kasus positif bertambah 31 mencapai 4.711 kasus. Angka kesembuhan tercatat 4.484 orang, dan meninggal dunia 74 orang.

Kasus aktif saat ini berjumlah 153 orang yang tersebar di 17 kecamatan. Kasus tertinggi berada di Kecamatan Tambun Selatan (31 kasus), Cikarang Selatan (22 kasus), Babelan (20 kasus), Cikarang Utara (14 kasus), Serang Baru (12 kasus), Cikarang Barat (11 kasus).

Kemudian Cikarang Pusat (9 kasus), Cibitung (6 kasus), Tambun Utara (6 kasus), Cibarusah (5 kasus), Cikarang Timur (5 kasus), Karangbahagia (3 kasus), Kedungwaringin (3 kasus), Setu (2 kasus), Sukakarya (2 kasus), Pebayuran (1 kasus), dan Sukatani (1 kasus).

Sementara kecamatan yang dinyatakan nihil kasus positif, diantaranya Bojongmangu, Cabangbungin, Muaragembong, Sukawangi, Tambelang, dan Tarumajaya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: