Terpikat Batu Warna dan Ombak Pantai Selatan Desa Kolbano NTT

Merdeka.com - Merdeka.com - Pesisir pantai selatan yang terletak di Desa Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki panorama indah ketika dipandang mata dari ketinggian. Lekukan bibir pantai dengan warna laut biru jernih, menambah keistimewaan dari daerah ini.

Selain keindahannya, di sepanjang pantai ini menyimpan jutaan bebatuan kerikil dengan beranekaragam warna. Tak ayal warga sekitar menjadikannya sebagai mata pencaharian.

Sejak pukul 6.00 pagi, Welmince Boymau dan Vince Kase sudah memilih bebatuan tersebut. Mereka berdua masing-masing sudah berhasil mengumpulkan dua tumpuk.

Mereka harus ke bibir pantai pagi-pagi karena air laut sedang surut, sehingga leluasa menambang bebatuan tersebut, yang sebelumnya telah dibawa air laut ke permukaan, saat pasang pada malam hari.

Welmince dan Vince sedang serius mensortir batu ke dalam ember. Tiba-tiba gulungan ombak setinggi satu meter menerjang pantai, yang membuat keduanya kaget dan lari menyelamatkan diri.

pesisir pantai selatan di desa kolbano ntt
pesisir pantai selatan di desa kolbano ntt

©2022 Merdeka.com

Setelah merasa aman, keduanya kembali untuk mengambil ember yang telah penuh dengan batu, untuk dibawa ke tumpukan kemudian dipisahkan, antara batu berwarna merah dan putih.

Setelah terpisah, bebatuan tersebut dimasukkan ke dalam karung, untuk segera dijual kepada pengusaha yang datang dari Kupang, dengan harga Rp8.000 hingga Rp13.000 per karung.

Menurut Welmince Boymau, batu Kolbano yang paling laris dibeli orang adalah berwarna putih. Sehingga setelah dipilih dari pantai, batu putih akan dipisahkan dengan yang berwarna merah, maupun warna lainnya.

"Kami biasa pilih batu mulai dari jam setengah tujuh pagi, sampai jam lima sore. Keseharian kami seperti itu, sehingga dari rumah sudah bawa memang bekal," ujarnya, Senin (9/5).

Menurut Welmince, sejak pagi hingga sore hari dia biasanya paling banyak mengumpulkan batu warna tersebut hingga 10 karung. "Batu banyak itu pada pagi dan sore saat air laut surut. Saat air pasang kita akan istrahat, tapi ada yang nekat," jelasnya.

pesisir pantai selatan di desa kolbano ntt
pesisir pantai selatan di desa kolbano ntt

©2022 Merdeka.com

Hal yang sama juga ditambahkan Vince Kase. Wanita ini akan berusaha mengumpulkan hingga 10 karung batu warna, baru bisa berhenti. Dia mengumpulkan batu warna merah dan putih ke dalam ember, setelah itu akan dipisahkan saat hendak dimasukkan ke dalam karung.

"Banyak warna tapi orang lebih suka beli warna putih dan merah. Kami dari kecil su pilih memang batu jadi tau, mana batu yang bagus dan tidak," ungkap Vince.

Batu kerikil di pesisir pantai Kolbano ini memiliki bermacam ragam bentuk dan warna. Ada batu ceper berwarna hijau, kuning, hitam merah dan putih.

Karena halus dan nyaman saat diinjak, bebatuan ini diketahui digunakan untuk menghias taman, maupun untuk campuran bahan bangunan sehingga ramai diburu. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel