Terry Selesai Hadiri Persidangan Kasus Rasisme

London (AFP/ANTARA) - Mantan kapten tim nasional Inggris, John Terry, pada Kamis menghadiri hari keempat proses persidangan FA perihal kasus rasismenya, di tengah spekulasi bahwa keputusan untuk kasus ini sebentar lagi akan tercapai.

Kapten Chelsea berusia 31 tahun ini tiba di markas besar FA di London Utara, beberapa saat sebelum pukul 9 pagi waktu setempat (0800 GMT), dan meninggalkan tempat itu tiga jam kemudian.

Tidak satu pun di antara Terry, yang selalu menepis tuduhan bahwa dirinya melakukan pelecehan rasial terhadap bek Queens Park Rangers, Anton Ferdinand, ataupun perwakilan hukumnya yang memberi komentar setelah persidangan yang tidak boleh diliput ini berakhir.

Sang pemain dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan melakukan pelecehan rasial terhadap Ferdinand di pengadilan kriminal pada Juli silam.

Jika dinyatakan bersalah oleh persidangan, Terry memiliki waktu selama 14 hari untuk memberikan alasan-alasan tertulis untuk mengajukan banding terhadap kasus itu.

Tidak ada hukuman larangan bermain - hukuman yang kelihatannya akan dijatuhkan FA terhadap Terry - yang akan dijatuhkan, sampai proses banding selesai dilakukan.

Terry secara dramatis mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola internasional pada Minggu, sehari sebelum proses persidangan dimulai.

Ia menuding FA telah mendesaknya setelah badan pemerintah itu menekannya dengan sejumlah dakwaan, terhadap dugaan insiden yang terjadi pada pertandingan antara Chelsea melawan QPR pada Oktober tahun lalu.

"Saya merasa bahwa FA, dengan mengupayakan dakwaan terhadapku di mana saya telah dinyatakan tidak bersalah oleh pengadilan, telah membuat posisiku di tim nasional tidak dapat dipertahankan," demikian pernyataannya.

Terry berharap kasusnya sudah selesai di pengadilan kriminal, namun buku peraturan FA menyatakan bahwa hasil dari tindakan hukum apapun untuk masalah yang sama akan "dianggap benar."


Di pengadilan ia mengakui bahwa ia menggunakan kata-kata rasis terhadap Ferdinand, namun ia berkata bahwa dirinya hanya mengulangi apa yang ia yakini telah dituduhkan terhadapnya oleh Ferdinand.

Pada musim lalu, panel independen yang menghukum penyerang Liverpool, Luis Suarez, dengan larangan bermain untuk delapan pertandingan, karena melakukan pelecehan rasial terhadap bek Manchester United, Patrice Evra, mengatakan penggunaan kata-kata rasis sudah cukup untuk memutuskan seorang pemain telah melanggar peraturan FA.

Meski terdapat kontroversi seputar Terry, yang telah memperkuat negaranya sebanyak 78 pertandingan, pelatih Inggris, Roy Hodgson, memilih dia untuk masuk tim di Piala Eropa 2012, dan menyingkirkan mantan duetnya di jantung pertahanan Inggris, Rio Ferdinand, yang merupakan saudara kandung Anton. (ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.