Tersangka Alquran Dendy Prasetia Jalani Pemeriksaan KPK

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Tersangka dugaan korupsi terkait pengurusan anggaran proyek pengadaan Alquran di Kementerian Agama (Kemenag), Dendy Prasetia jalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (27/9/2012). Ia diperiksa sebagai tersangka.

"DP diperiksa sebagai tersangka," tegas Kabag Pemberitaan dan Informasi, Priharsa Nugraha, di kantor KPK. Terpantau Dendy pun telah memenuhi panggilan KPK.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Ketua Komisi VIII DPR RI Zulkarnaen Djabbar sebagai tersangka.

Politisi Golkar itu diduga sebagai penerima suap. Selain itu, putranya bernama Dendy Prasetia yang menjabat sebagai Sekjen Ormas Gema MKGR juga ditetapkan sebagai tersangka.

Zulkarnaen dan Dendy diduga menerima suap sekitar Rp 10 miliar dari para rekanan proyek di Kemenag. Uang suap tersebut gguna untuk bisa mengarahkan nilai anggaran proyek di Kemenag.

Keduanya diduga melanggar pasal 5 ayat 2, Pasal 12 huruf a atau b dan atau Pasal 11 UU Tipikor. Bapak dan anak tersebut terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Berita Terkait: Korupsi Al Quran di Kementerian Agama
  • KPK Pertanyakan Upaya Pembuktian Terbalik Yusril
  • Zulkarnaen Diperintah Ical Agar Kooperatif dengan KPK
  • Wamenag Bungkam Ditanya Dugaan Mark Up Al Quran
  • KPK Periksa Sekjen Kementerian Agama
  • Tanpa Alasan Jelas, KPK Batal Periksa Zulkarnaen Djabar
  • Marzuki Alie: Pejabat Kemenag Pasti Terlibat Korupsi Alquran
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.