Tersangka Kasus Koperasi Langit Biru Dibantarkan

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian RI membantarkan tersangka kasus penggelapan dana investor Koperasi Langit Biru berinisial TI. Istri dari pimpinan Koperasi Langit Biru, Jaya Komara tersebut diperkirakan akan melahirkan awal Oktober 2012.

"Akan kami bantarkan ke Rumah Sakit RS Sukamto, Kramat Jati," kata Kepala Bagian Penerangan Umum, Komisaris Besar Agus Rianto saat ditemui di kantornya, Kamis, 27 September 2012.

Polisi tetap mengawasi tersangka selama proses persiapan dan pemulihan setelah persalinan. Penyidikan dan pengusutan aset koperasi juga tetap berlanjut dengan pengumpulan data dari saksi. "Berkas perkara masih coba diselesaikan, kami berharap cepat tuntas karena masa penahanan semakin sempit," kata dia.

Hingga saat ini, Polisi memeriksa saksi sebanyak 88 orang untuk mengungkap beberapa hal yang masih belum jelas seperti jumlah dana, jumlah aset, dan jumlah nasabah. Polisi mengklaim telah menyita sebanyak 40 kali pada aset bergerak dan tidak bergerak Koperasi Langit Biru.

Meski mengaku belum bisa memastikan nilai total aset yang disita, Agus memaparkan, seluruh aset tersebut disita dari tiga tempat yaitu Serang, Kuningan, dan Tanggerang. "Belum ada audit menyeluruh, kita masih butuh bantuan akuntan publik untuk menghitungnya," kata Agus.

Jaya Komara dan istrinya sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus KLB. Selain TPPU, keduanya diduga telah melanggar izin usaha koperasi yang hanya berstatus serba usaha, bukan izin simpan pinjam. Keduanya ditangkap di jalan Veteran, Purwakarta pada Selasa, 26 Juli 2012.

Jaya Komara sendiri ditemukan meninggal dunia di ruang tahanan Polisi Resort Tanggerang pada 13 September 2012. Jaya yang telah menjalani masa tahanan oleh penyidik gabungan selama 50 hari ini diduga meninggal karena serangan jantung mendadak.

Aset Koperasi Langit Biru diduga tersebar di tiga provinsi, yakni Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Namun, nilai asetnya belum bisa disampaikan karena masih dalam proses inventarisir Bareskrim Polri. Aset tersebut berupa tanah, rumah, vila, kendaraan dan ruko.

FRANSISCO ROSARIANS

Berita Terpopuler

Terduga Pembunuh Alawy Ditangkap di Jalan Affandi

Deni Yanuar Jadi Korban Tawuran di Manggarai

Tersangka Pembunuh Alawy Ternyata Anak Kos-kosan

Tawuran, Pelajar SMA Yake Tewas Kena Celurit

Deni Yanuar di Mata Guru dan Kepala Sekolah

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.