Tersebar di 42 Negara, Varian Mu COVID-19 Capai 4.101 Kasus

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Virus Corona Varian Mu---juga dikenal sebagai B.1.621---masuk dalam daftar pantauan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 30 Agustus 2021 setelah terdeteksi di 39 negara.

Varian Mu juga disebut memiliki sekelompok mutasi yang mungkin membuatnya kurang rentan terhadap perlindungan kekebalan yang telah diperoleh banyak orang.

Menurut buletin mingguan WHO tentang pandemi, varian Mu 'memiliki konstelasi mutasi yang menunjukkan sifat potensial untuk lolos dari kekebalan'. Data awal laporan tersebut menunjukkan itu mungkin menghindari pertahanan kekebalan dengan cara yang mirip dengan varian Beta yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan.

Berdasarkan hasil pemantauan WHO, virus Corona varian Mu ini juga kebal terhadap vaksin. Varian Mu memiliki sekelompok mutasi yang membuatnya kurang rentan terhadap perlindungan kekebalan tubuh dari vaksin COVID-19.

Dilansir Laman The Guardian, Senin, 6 September 2021, varian Mu ini memiliki sifat potensial untuk lolos dari kekebalan tubuh. Ini artinya bahwa Mu berpotensi kebal terhadap vaksin Corona, tetapi ini perlu dikonfirmasi penelitian lebih lanjut..

Menurut Inisiatif Global untuk Berbagi Semua Data Influenza (GISAID), sejauh ini sudah lebih dari 2.000 kasus Mu telah diidentifikasi di Benua Amerika.

Menyerang Lebih dari 39 Negara

Data Kasus Varian Mu per 4 September 2021. (source. outbreak.info)
Data Kasus Varian Mu per 4 September 2021. (source. outbreak.info)

Di luar Amerika Selatan, kasus varian Mu telah dilaporkan di Inggris, Eropa, AS, dan Hong Kong. Sementara varian tersebut membuat kurang dari 0,1 persen dari infeksi COVID-19 secara global, varian ini mungkin mulai berkembang di Kolombia dan Ekuador di mana masing-masing menyumbang 39 persen dan 13 persen dari kasus COVID.

Dikutip dari Outbreak.info, pada Senin (6/9/2021), dengan penambahan kasus varian Mu di Korea Selatan, total kasus positif varian Mu atau B.1.621 yang telah terdeteksi sejak Januari 2021 hingga hari ini berjumlah 4.101. Virus ini ditengarai sudah menyebar ke lebih dari 40 negara.

Negara yang paling banyak melaporkan kasus baru varian Mu adalah Amerika Serikat, yakni 1.672 kasus. Pada posisi kedua adalah Kolombia sebanyak 869 kasus dan diikuti oleh Spain dengan 385 kasus.

Berikut ini sebaran kasus positif Varian Mu yang ditemukan per 4 September 2021:

  1. Kolumbia

  2. Ekuador

  3. Kepulauan Turks dan Caicos

  4. Kosta Rika

  5. Aruba

  6. Venezuela

  7. Pulau cayman

  8. Bonaire, Sint Eustatius dan Saba

  9. Curacao

  10. Meksiko

  11. Puerto Riko

  12. Chili

  13. Liechtenstein

  14. Republik Dominika

  15. Spanyol

  16. Peru

  17. Amerika Serikat

  18. Portugal

  19. Belanda

  20. Italia

  21. Sint Maarten

  22. Gibraltar

  23. Rumania

  24. Kanada

  25. Belgium

  26. Hongkong

  27. Swiss

  28. Slowakia

  29. Polandia

  30. Brazil

  31. Finlandia

  32. Perancis

  33. Korea Selatan

  34. Irlandia

  35. Israel

  36. Britania Raya

  37. Denmark

  38. Jerman

  39. Swedia

  40. Turki

  41. Jepang

  42. Austria

Reporter: Lianna Leticia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel