Terseret perusahaan kasino, saham Australia ditutup lebih rendah

·Bacaan 2 menit

Saham-saham Australia berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin, terseret Star Entertainment Group yang anjlok lebih dari seperlimanya di tengah laporan media bahwa operator kasino itu gagal berbuat lebih banyak untuk mencegah pencucian uang dan penipuan di resornya.

Indeks acuan ASX 200 di Bursa Efek Australia ditutup 0,28 persen atau 20,30 poin lebih rendah menjadi menetap di 7.299,80 poin, meskipun penambang-penambang kelas berat mencatat kenaikan kuat di balik kenaikan harga bijih besi.

Crown Resorts, yang sudah berada di bawah pengawasan ketat atas kegagalannya sendiri, juga turun lebih dari 3,0 persen, menyoroti kekhawatiran investor akan pengawasan peraturan yang berlarut-larut untuk sektor ini.

Fortescue Metals Group menambahkan lebih dari 5,0 persen, karena investor mengambil saham murah yang telah melayang di sekitar level terendah dalam lebih dari setahun.

Baca juga: Saham Australia tergelincir terseret kemerosotan sektor teknologi

Perusahaan itu mengatakan pada Senin bahwa pihaknya berencana untuk membangun pabrik elektroliser terbesar di dunia, yang ingin memulai industri hidrogen hijau di Australia.

BHP Group dan Rio Tinto masing-masing menguat 0,9 persen dan 1,9 persen.

Saham Star Entertainment Group terjun 22,9 persen, penurunan paling tajam sejak Maret tahun lalu, setelah media merinci tinjauan rahasia yang menuduh operator kasino gagal mengendalikan pencucian uang dan penipuan.

Baca juga: Saham Australia naik ke tertinggi satu minggu didorong sektor tambang

Mengingat pengawasan yang dihadapi Crown, Jefferies mengatakan ini tidak membantu Star dan dapat membebani investor sebelum pembaruan izin kasinonya sendiri.

Saham sektor teknologi dan perawatan kesehatan juga turun, dengan Afterpay anjlok 4,2 persen.

Di sisi lain, pemasok bahan bakar Ampol terangkat 2,9 persen setelah Z Energy mendukung tawaran pengambilalihan 1,97 miliar Selandia Baru untuk perusahaan Selandia Baru itu, yang sahamnya menguat hampir 7,0 persen karena berita tersebut.

Indeks acuan NZX 50 Selandia Baru turun 0,51 persen atau 67,23 poin menjadi berakhir di 13.019,37 poin - sesi kelima berturut-turut berada di zona merah.

Auckland Airport dan Air New Zealand masing-masing turun lebih dari 1,0 persen, sementara perusahaan konstruksi papan atas Fletcher Building jatuh 1,4 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel