Tersesat di Etape 1 Dakar, Pelajaran untuk Laia Sanz

Xaveria Yunita
·Bacaan 1 menit

Wanita Spanyol itu tersesat di sebuah lembah dalam perjalanannya dari Jeddah menuju Bisha, Minggu (3/1/2021).

Akibatnya Sanz tertinggal hampir 39 menit 52 detik dari pemenang stage 1, Toby Price. Tak hanya itu, ia mendapat hukuman 3 menit karena mengebut di zona kecepatan.

Sanz meluapkan kekesalannya setelah sampai di garis finis. Ia mengaku sangat frustrasi menemukan jalan yang tepat setelah tersesat.

Namun, pengalaman itu jadi pedoman untuk melakoni etape-etape berikutnya, apalagi ada trek dengan karakteristik serupa. Ia pun optimistis dapat mendongkrak posisinya di klasemen.

“Sayang sekali, saya tersesat sekali di bagian akhir, yang sangat frustrasi, tapi hal positifnya, kami akan menghadapi akhir etape seperti kali ini dan saya yakin dapat berkembang di klasemen keseluruhan,” ujarnya.

Baca Juga:

Laia Sanz Minim Persiapan Hadapi Reli Dakar Laia Sanz Antusias Hadapi Tantangan Sulit di Dakar 2021

Di etape pertama, misi Sanz menemukan lagi feeling balapan yang hilang selama ia absen selama beberapa bulan.

Tahun lalu, salah satu pembalap wanita paling tangguh di Reli Dakar tersebut tak bisa memacu motornya terlalu sering karena serangkaian cedera dan sakit Lyme.

“Saya kerepotan sedikit dan mencoba menemukan ritme dan kecepatan saya,” Sanz menuturkan.

“Itu dijamin sebagai etape Dakar yang sesungguhnya karena hanya ada sedikit segala sesuatunya dan ada seksi-seksi yang sangat teknis. Saya senang dengan apa yang saya lakukan.”

Sanz sudah berpartisipasi di Reli Dakar selama 10 edisi. Pencapaian terbaiknya di Amerika Selatan dengan peringkat kesembilan kategori motor.