Tersinggung Disebut Bikin Susah, Ayah di Makassar Habisi Anak saat Tidur Pulas

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang warga Jalan Sinassara, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Rusli (42) tewas di tangan ayahnya sendiri berinisial R (70). Dia dibunuh saat tertidur pulas.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tallo Komisaris Badollahi mengatakan kasus penganiayaan dilakukan R terjadi pada Kamis (23/6) pukul 06.30 Wita. R menganiaya putranya menggunakan kayu balok.

"Menurut keterangan keluarga atas nama Fatwan (39) berawal dari datangnya bapak korban (pelaku) dari Kabupaten Bone. Kemudian terjadi perselisihan dengan korban dan berkata kepada bapaknya dengan ucapan 'kenapa ko datang di rumah ini? Bikin susah saja di sini'," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Kamis (23/6).

Serahkan Diri ke Polisi

R ternyata tersinggung dengan perkataan anaknya. Setelah melaksanakan salat Subuh, dia langsung mengambil kayu balok dan langsung memukulkannya ke kepala korban yang sedang tertidur pulas.

"Pelaku memukulkan kayu balok sebanyak lima kali di bagian kepala hingga akhirnya korban meninggal dunia," sebutnya.

Seusai membunuh anaknya, R langsung datang ke Mapolsek Tallo untuk melapor dan menyerahkan diri. Selain mengamankan R, polisi juga menyita barang bukti sebatang balok yang digunakan untuk memukul kepala korban. "Pihak keluarga tidak ingin melakukan autopsi," tegasnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel