Tersingkir dari Piala FA, MU Tetap Akan Melakukan Rotasi Pemain

Zulfikar Husein
·Bacaan 2 menit

VIVA – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengatakan tetap akan melakukan rotasi di skuadnya. Meskipun, rotasi yang Solskjaer ketika melawan Leicester City membuat MU tersingkir dari Piala FA 2020/2021.

MU harus tersingkir di babak perempatfinal Piala FA usai menyerah 1-3 dari Leicester City, pada Senin 22 Maret 2021, dini hari WIB.

Kendati berhasil mengimbangi The Foxes 1-1 pada babak pertama, permainan MU menurun drastis di paruh kedua setelah Youri Tielmans dan Kelechi Iheanacho memastikan kemenangan Leicester.

Dalam laga ini, Solskjaer tidak memainkan sejumlah penggawa yang terbiasa menjadi langganan stater seperti Bruno Fernandes, Marcus Rashford, Scott McTominay, hingga Luke Shaw.

Solskjaer pun lebih memilih untuk memasang Paul Pogba yang baru kembali dari cedera, dan Donny van de Beek yang musim ini jarang sekali mendapatkan kesempatan bermain.

Meski keputusannya itu banyak mendapat kritik karena MU bermain buruk, Solskjaer menegaskan, bahwa dirinya tetap akan melakukan rotasi di skuadnya.

"Saya akan melakukan hal yang sama lagi, karena perubahan perlu dilakukan. Kami tahu Paul tidak akan bisa bermain lebih dari satu jam, dan saya tidak berpikir untuk melakukan sesuatu yang berbeda," kata Solskjaer kepada BBC Sport, Senin 22 Maret 2021.

"Apa yang terjadi di balik layar bukanlah sesuatu yang tidak selalu diketahui. Saya akan memulai tim yang sama lagu, kami merasa mereka (Pogba dan Van de Beek) mampu bermain dari 45 menit. Mereka adalah pemain penting bagi, dan mengapa mereka bermain sejak awal," ujarnya.

Lebih lanjut, Solskjaer menjelaskan, alasan mengapa Bruno Fernandes hanya duduk dibangku cadangan, dan baru diturunkan pada pertengahan babak kedua.

"Setiap pemilihan pemain, tim memiliki alasan di baliknya, dan Bruno telah memainkan banyak pertandingan. Pada laga sebelumnya, dia memecahkan emua rekornya secara fisik dan statistik. Jadi, dia bukan manusia yang tidak manusiawi," ucapnya.

"Dia telah memainkan satu pertandingan setiap tiga atau empat hari, dan itu adalah kesempatan untuk memberikan tempat pada Paul dan Donny, tapi akumulasi permainan mungkin menghampiri kami. Bruno ingin selalu bermain, tapi terkadang Anda harus membuat keputusan penting untuk tim," tuturnya.