Tertemper Sepeda Motor, Sistem Rem KRL Tanah Abang-Parung Panjang Sempat Rusak

Merdeka.com - Merdeka.com - Sarana KRL relasi Tanah Abang-Parung Panjang sempat mengalami kerusakan pada sistem pengereman. Kerusakan ini disebabkan kejadian sepeda motor yang tertemper KRL Nomor D1/2032, di perlintasan antara Stasiun Kebayoran-Stasiun Pondok Ranji, Senin (11/7) siang.

Manager External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter, Leza Arlan mengatakan, kerusakan sistem pengereman sudah ditangani sesaat usai insiden sepeda motor tertemper KRL.

"Atas kejadian tersebut, sarana KRL mengalami kerusakan pada sistem pengereman dan sempat tidak bisa dioperasikan," ujar Leza, Selasa (12/7).

Selama perbaikan sistem pengereman di lokasi, rangkaian KRL tersebut kembali melanjutkan perjalanan ke Stasiun Pondok Ranji untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif.

Sementara evakuasi terhadap pengendara yang menemper tersebut diserahkan kepada polisi sektor Pesanggrahan dan dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati.

Leza mengingatkan para pengguna jalan yang hendak melintas di pintu perlintasan kereta api untuk memperhatikan palang pintu, rambu, ataupun suara yang mengisyaratkan bahwa kereta akan segera melintas.

"Bila pintu perlintasan telah tertutup, mohon untuk bersabar menunggu kereta melintas dan pintu kembali terbuka sebelum melanjutkan perjalanan," pesannya.

Sebagaimana diketahui, Senin (11/7) pukul 10.23 WIB sepeda motor tertemper rangkaian KRL nomor D1/2032 di perlintasan sebidang resmi di Km 18+2/3 antara lintas Stasiun Kebayoran–Stasiun Pondok Ranji.

Petugas sarana KRL dari Depo Tanah Abang dan petugas pengamanan Stasiun Pondok Ranji berkoordinasi dengan polisi sektor Pesanggrahan untuk melakukan pengecekan Sarana KRL yang tertemper tersebut dan melakukan pengamanan di lokasi kejadian. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel