Tertinggi Sepanjang Sejarah, Harga CPO Tembus Rp 15 Ribu per Kg

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Harga Kelapa sawit atau Crude palm oil (CPO) mencapai tertinggi sepanjang sejarah yaitu Rp 15 ribu per kg. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) INACOM, Rahmanto Amin Jatmiko, dalam RDP bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (19/1/2022).

Rahmanto menjelaskan, di KPBN sendiri mempunyai mekanisme tender yang sifatnya terbuka dan transparan untuk menentukan harga jual produk CPO, yang selanjutnya menjadi acuan dari pasar CPO di Indonesia.

“Saat ini kita tahun harga CPO the highest sepanjang sejarah, bahkan hari ini di harga KPBN yang barusan rilis harganya mencapai Rp 15 ribu per kg, ini harga tertinggi,” ujar Rahmanto.

Karena CPO merupakan komoditi global, maka KPBN memonitor harga CPO berdasarkan market internasional. Saat ini referensi KBPN adalah pasar derivatif Malaysia (MDEX).

Adapun sepanjang tahun 2021 harga CPO mengalami kenaikan hampir 35 persen dibandingkan tahun 2020. Berdasarkan pengamatan KPBN, terdapat 4 faktor yang menyebabkan kenaikan harga CPO, diantaranya shortage produksi di negara produsen akibat covid-19 dan gangguan cuaca.

Kemudian, “Salah satu penyebabnya India sebagai konsumen kedua terbesar CPO melenggangkan impornya untuk CPO juga untuk mengimbangi kenaikan harga minyak kedelai yang merupakan konsumsi terbesar di India,” ujarnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Sedikit Anomali

Ilustrasi CPO 1 (Liputan6.com/M.Iqbal)
Ilustrasi CPO 1 (Liputan6.com/M.Iqbal)

Penyebab ketiga, yakni dampak spekulasi commodity super cycle. Faktor keempat, akibat solidnya pergerakan harga minyak mentah dan minyak nabati lainnya.

Namun, pada Juni 2021 manakala kasus covid-19 tinggi terdapat sedikit anomali dimana harga CPO turun. Tapi secara keseluruhan harga CPO sepanjang 2021 alami kenaikan hingga 35 persen. Sementara 3 Januari-14 januari 2022 harga CPO terus naik, dan per hari ini sudah mencapai Rp 15 ribu per kg.

“Harga CPO ini sangat dipengaruhi oleh market, maka kita di KPBN melakukan tender atau lelang untuk menentukan atau membentuk harga market, dan kita selalu memonitor harga itu setiap saat dan pergerakannya cenderung menaik dari tahun 2020 ke 2021 dan saat ini,” pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel