Tertua dan Termuda di Timnas Indonesia Saat Hadapi Bangladesh: Fachruddin Aryanto Kawal Pertahanan, Marselino Ferdinan Bantu Serangan

Bola.com, Malang - Timnas Indonesia bakal menghadapi Bangladesh dalam laga uji coba internasional FIFA Matchday di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (1/6/2022).

Ada 29 pemain masuk dalam daftar panggil Shin Tae-yong dengan sebaran pemain berpengalaman dan muda yang cukup merata.

Bisa dibilang ada pemain dari beda generasi yang coba disatukan oleh Shin Tae-yong dalam laga yang dijalani Timnas Indonesia kali ini. Mewakili para pemain muda, ada Marselino Ferdinan yang tercatat sebagai pemain termuda dalam skuad ini, yaitu 17 tahun.

Sementara pemain tertua memiliki selisih mencapai 16 tahun dari Marselino, yaitu Fachruddin Aryanto yang sudah berusia 33 tahun.

Fachruddin Aryanto yang juga merupakan kapten Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2021 dan kini kembali dipercaya oleh Shin Tae-yong untuk masuk dalam tim.

Shin Tae-yong Tak Memandang Usia

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong di area Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (26/5/2022) sore WIB, usai batal menggelar latihan perdana bersama skuat Timnas Indonesia pasca SEA Games 2021 sebagai persiapan menghadapi laga uji coba menghadapi Timnas Bangladesh. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong di area Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (26/5/2022) sore WIB, usai batal menggelar latihan perdana bersama skuat Timnas Indonesia pasca SEA Games 2021 sebagai persiapan menghadapi laga uji coba menghadapi Timnas Bangladesh. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Kombinasi pemain muda dan senior diharapkan bisa membuat permainan Timnas Indonesia menjadi lebih baik. Proses regenerasi juga berjalan, karena pemain senior diharapkan bisa menularkan pengalaman kepada pemain muda.

Apalagi Shin Tae-yong tidak memandang pemain dari usia. Marselino Ferdinan bahkan mulai mendapatkan kesempatan reguler di lini tengah saat memperkuat Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2021. Sementara Fachruddin selalu menjadi pilihan utama di lini belakang dan menjadi kapten tim.

Tentu menarik melihat bagaimana kedua pemain yang memiliki rentang usia berbeda generasi itu akan menghadapi Bangladesh pada malam nanti.

Marselino Ferdinan, Matang Melebihi Usianya

Marselino Ferdinan masuk menggantikan Syahrian Abimanyu di awal babak kedua. Penampilannya sebenarnya terlihat terlalu individualis. Namun, hal itu bisa terampunkan setelah berhasil mencetak gol terakhir Indonesia dari titik putih. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Marselino Ferdinan masuk menggantikan Syahrian Abimanyu di awal babak kedua. Penampilannya sebenarnya terlihat terlalu individualis. Namun, hal itu bisa terampunkan setelah berhasil mencetak gol terakhir Indonesia dari titik putih. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Meski masih berusia 17 tahun, Marselino Ferdinan memiliki permainan yang lebih matang dari usianya. Permainannya lebih tenang karena di klubnya, Persebaya Surabaya, Marselino lebih sering dipasang sebagai starter pada musim lalu. Jadi bisa dibilang dia sudah ditempa lewat BRI Liga 1.

Ketika menghadapi Bangladesh, ada kemungkinan dia mendapatkan kesempatan bermain. Gelandang yang lebih senior, Evan Dimas, saat ini belum bergabung bersama Timnas Indonesia karena cedera hamstring.

Jadi posisi gelandang bisa didapatkan oleh Marselino. Andai tidak menjadi starter, besar kemungkinan dia menjadi pemain pengganti di babak kedua.

 

Bukan Laga Debut

Di masa injury time babak pertama, Marselino Ferdinan berhasil mencetak gol ketiga lewat sebuah tendangan voli dalam situasi kemelut di muka gawang Myanmar. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Di masa injury time babak pertama, Marselino Ferdinan berhasil mencetak gol ketiga lewat sebuah tendangan voli dalam situasi kemelut di muka gawang Myanmar. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Ini bukan kali pertama Marselino mendapatkan panggilan Timnas Indonesia senior. Ia menjalani debut saat menghadapi Timor Leste di FIFA Matchday pada Januari 2022.

Nama Marselino sebenarnya mencuat pada 2021. Waktu itu namanya masuk dalam 60 wonderkid terbaik dunia versi media Inggris, The Guardian. Kini ramalan itu terbukti. Dia sudah membela Timnas Indonesia senior sejak usia 17 tahun dan punya 2 caps hingga sejauh ini.

Kepemimpinan Fachruddin Aryanto

Selebrasi pemain timnas Indonesia Fachruddin Aryanto melakukan selebrasi usai menjebol gawang Timor Leste dalam pertandingan lanjutan babak penyisihan grup A Sea Games 2021 Vietnam di Viet Tri Stadium, Phu Tho, Vietnam, Selasa (10/5/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Selebrasi pemain timnas Indonesia Fachruddin Aryanto melakukan selebrasi usai menjebol gawang Timor Leste dalam pertandingan lanjutan babak penyisihan grup A Sea Games 2021 Vietnam di Viet Tri Stadium, Phu Tho, Vietnam, Selasa (10/5/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Usianya sudah mencapai 33 tahun dan menjadi pemain paling senior di Timnas Indonesia untuk menghadapi Bangladesh. Dari segi tenaga, ia mungkin tak seperti 3 atau 5 tahun lalu, tapi Shin Tae-yong masih menjadikannya seorang bek terbaik di Tanah Air.

Ketika tampil di Piala AFF 2020 dan SEA Games 2021, bek Madura United itu kerap menjadi opsi utama.

Namun, beberapa waktu ke depan mungkin posisinya akan tergeser. Kini Timnas Indonesia memiliki Elkan Baggott dan dalam waktu dekat ada Jordi Amat yang tengah menyelesaikan proses naturalisasi.

Dari segi usia, kedua pemain itu jauh di bawah Fachruddin. Tapi, dari pengalaman level internasional, Jordi Amat dan Elkan Baggott cukup baik, di mana keduanya berkarier di kompetisi Eropa.

 

Bakal Tetap Jadi Andalan Saat Hadapi Bangladesh

Pemain Timnas Indonesia, Fachruddin Aryanto, duel udara dengan pemain Malaysia, Muhammad Syafik, pada laga perebutan medali perunggu SEA Games 2021 yang digelar di Stadion My Dinh, Hanoi, Minggu (22/5/2022). (AFP/ Ye Aung Thu)
Pemain Timnas Indonesia, Fachruddin Aryanto, duel udara dengan pemain Malaysia, Muhammad Syafik, pada laga perebutan medali perunggu SEA Games 2021 yang digelar di Stadion My Dinh, Hanoi, Minggu (22/5/2022). (AFP/ Ye Aung Thu)

Namun saat FIFA Matchday melawan Bangladesh, kemungkinan besar Fachruddin masih dapat kesempatan tampil. Pemain lain seperti Elkan dan Jordi Amat masih dalam masa adaptasi.

Elkan absen di SEA Games karena tak dapat ijin dari klubnya, Ipswich Town. Sedangkan Jordi Amat baru sekarang datang ke Indonesia. Jadi dia belum banyak tahu tentang cara bermain rekan-rekannya.

Kondisi itu yang akan membuat Fachruddin tetap dapat tempat saat lawan Bangladesh. Fachruddin punya 40 caps dengan Timnas Indonesia. Itu jadi garansi jika dia sudah paham betul karakter bermain negaranya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel