Terungkap, Alasan Kevin Sanjaya Tak Dapat Jatah Vaksin COVID-19

Robbi Yanto, Zulfikar Husein
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sekitar 820 atlet, pelatih, dan tenaga pendukung mendapatkan vaksinasi COVID-19 tahap pertama. Penyuntikan berlangsung di Istora Senayan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat 26 Februari 2021.

Atlet yang menerima vaksin merupakan prioritas. Mereka adalah yang akan bertanding dalam waktu dekat atau pun mereka yang sedang mempersiapkan diri ke ajang Olimpiade hingga SEA Games 2021.

Menteri pemuda dan olahraga (Menpora), Zainudin Amali sebelumnya menyebut akan ada 5000 orang yang terdiri dari atlet, pelatih dan tenaga pendukung.

Bulutangkis menjadi salah satu dari 40 cabang olahraga prioritas yang menerima vakin tahap pertama ini. Sebanyak 84 atlet bulutangkis divaksin bersama dengan pelatih dan tenaga kesehatan (PB PBSI).

Namun, ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo belum disuntik. Penyebabnya, duet Marcus Fernaldi Gideon itu memiliki riwayat pernah tertular virus.

Kevin terinfeksi COVID-19 pada 20 Desember 2020, dan baru dinyatakan sembuh pada 13 Januari 2021 setelah hasil tesnya sebanyak dua kali dinyatakan negatif.

"Peraturan kalau sudah pernah Corona, tiga bulan setelah itu baru boleh divaksin. Namun, yang jelas, prokesnya tetap dijaga," kata pelatih Ganda Putra, Hery Iman Pierngadi.

Herry IP menjelaskan, Kevin dipastikan tidak akan menerima vaksin sebelum berangkat ke All England.

Namun, pelatih yang dijuluki Naga Api itu memastikan, Kevin adalah sosok yang sangat mematuhi protokol kesehatan, karena sudah pernah positif virus Corona.

"Dia belum divaksin saat ke All England. Namun, Kevin sudah pernah kena Corona, jadi dia juga menjaga prokes dan disiplin secara individu. Sangat rugi jika tidak ikut turnamen, dan itu pelajaran buat dia," ucapnya.

Lebih lanjut, Herry IP mengatakan Kevin kini sudah siap untuk kembali bertempur pada All England mendatang.

"Mereka (Kevin/Marcus) sudah siap. Sampai sekarang, mereka sudah beberapa bulan latihan dan tinggal berangkat saja. Kami berangkat (ke All England) tanggal 12 Maret, dan sekarang persiapan sudah 75 persen," jelasnya.