Terungkap, Alasan Liga Super Eropa Harus Dilanjutkan

Ridho Permana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sepakbola Eropa sedang kacau setelah 12 klub top memutuskan ikut Liga Super Eropa. Ajang ini rencananya digelar pada musim 2023/2024.

Liga Super Eropa digagas oleh Asosiasi Klub Eropa (ECA), yang dipelopori 16 klub dan sudah memiliki 232 member, terdiri dari 109 Anggota Biasa dan 123 Anggota Asosiasi.

Presiden European Super League (ESL) atau Piala Super Eropa, Florentino Perez menegaskan kenapa ide itu harus tetap dilanjutkan. Hal dasar yang dijelaskan adalah keuntungan.

Pandemi COVID-19 membuat pendapat klub menurun. Hal ini perlu dilakukan gerakan penyelamatan salah satunya dengan Liga Super Eropa.

"Klub-klub terbesar di Inggris, Italia, dan Spanyol harus menemukan solusi untuk situasi yang benar-benar mengerikan yang mereka hadapi," ujar Perez dilansir dari El Chiringuito, Selasa 20 April 2021.

"Asosiasi Klub Eropa mengatakan mereka telah kehilangan 5 miliar euro. Di Real Madrid kami memiliki anggaran sebesar 800 juta euro dan kami menyelesaikannya dengan 700 juta euro. Tahun ini, bukan 900 juta, mari kita lihat apakah kami mendapatkan 600 juta. Dalam dua musim Madrid rugi 400 m," ucap Presiden Madrid ini.

"Jika Anda tidak memiliki penghasilan selain uang TV, cara terbaik untuk meningkatkan pendapatan adalah dengan memiliki permainan yang lebih menarik yang dapat dilihat oleh penggemar dari seluruh dunia," tambahnya.

Perez menuturkan, dengan Liga Super pihaknya yakin akan bisa meringankan beban klub dan kerugian yang dialami.

"Jadi kami sampai pada kesimpulan bahwa alih-alih tampil di Liga Champions, kami akan melakukan Liga Super Eropa dan kami akan mampu meringankan kerugian," kata dia.