Terungkap, Alasan PBSI Pilih Fadil Imran Jadi Sekjen

·Bacaan 2 menit

VIVA – Bertempat di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menandatangani Nota Kesepahaman kerjasama sponsor dengan BNI pada Selasa 25 Mei 2021. Pada acara tersebut, hadir untuk pertama kalinya Sekretaris Jenderal Muhammad Fadil Imran ke markas besar olahraga kebanggaan negeri ini.

Fadil yang saat ini juga menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya terpilih sebagai Sekretaris Jenderal di kepengurusan PBSI masa bakti 2020-2024 menggantikan Listyo Sigit Prabowo yang mengundurkan diri. Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna membeberkan alasan menunjuk jenderal bintang dua tersebut.

"Saya secara khusus mengundang Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PBSI, Irjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran ke pelatnas hari ini. Pertama, ini adalah gambaran bahwa bulutangkis Indonesia khususnya yang dikelola PBSI adalah organisasi yang patuh terhadap ketentuan perundang-undangan, patuh terhadap hukum. Tidak ada satupun negara di dunia ini yang bisa maju kalau rakyatnya tidak patuh hukum. Di acara ini juga bisa dilihat menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ujar Agung dikutip VIVA Bulutangkis dari situs resmi PBSI, Sabtu 29 Mei 2021.

"Yang kedua, kami mau sampaikan kenapa kemudian beliau yang menjadi Sekretaris Jenderal, karena memang di Kepolisian olahraga bulutangkis ini yang paling populer. Dan kami mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk patuh terhadap hukum dan juga mensosialisakan bulutangkis. Bulutangkis ini adalah olahraga yang bukan hanya murah tetapi juga sangat bermanfaat. Sudah barang tentu harus dilakukan dengan cara-cara yang benar," tambahnya.

Agung juga mengajak seluruh lembaga pemerintahan termasuk Kementrian-Kementrian untuk mendukung majunya olahraga tepok bulu ini.

"Nah kami juga ingin menyampaikan secara terbuka bahwa kami berharap agar tidak hanya di kepolisian tapi seluruh kementrian dan lembaga, Badan Usaha Milik Negara untuk aktif mengajak atau membentuk klub-klub bulutangkis. Ini adalah olahraga kita, olahraga nasional kebanggaan kita yang berprestasi. Mari kita dukung bersama, bukan hanya swasta tetapi juga kementrian dan lembaga," ungkap Agung.