Terungkap, Chelsea Bukan Pilihan Utama Romelu Lukaku Saat Tinggalkan Inter Milan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Romelu Lukaku mulai menebar kontroversi di Chelsea. Gara-gara wawancaranya dengan skysport Italia, hubungan Lukaku dengan manajer Chelsea, Thomas Tuchel mulai retak.

Seperti dilansir Goal.com, belakangan juga terungkap, Lukaku tak pernah berniat untuk gabung Chelsea. Ada 3 klub besar lain yang jadi prioritasnya karena Chelsea pilihan keempat.

"Ada 3 klub level tinggi yaitu Barcelona, Real Madrid dan Bayern Munchen yang meminati saya. Semua pemain memimpikan main di sana, itu fakta. Saya pikir bakal gabung salah satu klub itu setelah Inter Milan," katanya.

"Namun negoisasi tak berjalan mulus dan saya bilang: hanya ada satu klub dimana saya bisa bayangkan main di mana, itulah Chelsea."

Romelu Lukaku tak tampil buruk di Chelsea. Meski begitu, striker asal Belgia ini tak suka dengan formasi yang dipakai Tuchel.

Bertahan di Inter Milan

Penyerang andalan Chelsea, Romelu Lukaku tercatat menerima gaji sebesar 325 ribu Pounds per pekan atau setara dengan RP6,1 miliar per minggunya. (AFP/Justin Tallis)
Penyerang andalan Chelsea, Romelu Lukaku tercatat menerima gaji sebesar 325 ribu Pounds per pekan atau setara dengan RP6,1 miliar per minggunya. (AFP/Justin Tallis)

Dalam wawancara dengan Skysport, Lukaku juga mengungkapkan alasan tak bertahan di Inter Milan. Dia mengaku ingin selamanya di Inter, tapi klub asal Milan itu ogah memberinya kontrak baru.

Kondisi keuangan yang buruk membuat Inter Milan sulit mempertahankan Lukaku. Begitu juga dengan Antonio Conte yang langsung hijrah usai bawa Inter Milan juara.

"Saya harusnya bertahan di Inter bahkan tanpa Conte sekalipun. Masalahnya hanya soal kontrak baru yang saya minta," katanya.

Sulit Diterima

Lukaku mengaku alasan ekonomi jadi penyebab kegagalanya bertahan di Inter Milan. Dia sudah jatuh cinta dengan fans Inter, tapi klub ogah memberinya kontrak baru.

"Saya sudah berusia 28 tahun, saya sudah merencanakan hidup saya di Italia dengan kontrak baru tapi Inter bilang tidak. Mungkin karena alasan ekonomi, saya sulit menerima ini," ujarnya.

Peringkat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel