Terungkap, Gol Pertama Madrid di Final UCL 2016 Harusnya Tidak Sah

Pratama Yudha

VIVA – Dalam lima tahun terakhir, Real Madrid adalah tim yang paling sering muncul sebagai juara Liga Champions. Los Blancos tiga kali membawa pulang trofi 'Si Kuping Besar' ke Madrid.

Pada salah satu final, tepatnya di 2016, Madrid harus menghadapi rival sekotanya, Atletico Madrid, dalam duel di San Siro, Milan. Duel itu berjalan dalam tempo tinggi dan ketat hingga harus diselesaikan lewat adu penalti.

Kedua tim hanya bermain 1-1 selama 120 menit. Gol El Real dicetak oleh Sergio Ramos pada menit 15. Sementara Atletico menyamakan kedudukan lewat kaki Yannick Carrasco di menit 79.

Baru-baru ini, fakta terungkap jika Madrid bisa saja gagal meraih juara di musim itu. Mengapa demikian? Sebab, gol yang diciptakan Ramos harusnya batal akibat sudah terlebih dulu offside.

Hal itu diungkapkan oleh wasit yang bertugas di laga tersebut, Mark Clattenburg. Dia akhirnya mengungkapkan fakta ini setelah empat tahun disimpannya.

"Dalam final itu, Real Madrid unggul 1-0 di babak pertama tapi gol itu seharusnya offside dan kami (tim wasit) baru menyadarinya di waktu istirahat babak pertama," ungkap pria asal Inggris dikutip Marca.

"Itu adalah keputusan yang sulit dan asisten saya melewatkannya," tutur dia.

Usai menjadi juara di 2016, Madrid mampu mempertahankannya pada dua edisi berikutnya. Membuat El Real menjadi satu-satunya klub yang mampu meraih juara Liga Champions tiga musim beruntun di era modern.