Terungkap, Ini Alasan Kucing Tidak Suka Pintu Tertutup

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta Sebagai hewan yang suka menghabiskan waktunya untuk merawat diri dan bermalas-malasan, kucing juga termasuk hewan peliharaan yang memiliki rasa penasaran tinggi. Dia suka menjelajahi berbagai sudut rumah, sembari menggunakan indra penciuman dan pendengarannya.

Penjelajahannya bisa berlangsung lama bila dia sedang lapar dan belum mendapatkan makanan. Karena kesukaannya untuk menjelajah inilah membuat kucing tidak menyukai konsep pintu tertutup.

Secara alami kucing menginginkan akses mudah kemana saja, ini sebagai bentuk teritori mereka atau untuk menyelidiki hal-hal yang tidak diketahui. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang perilaku unik dari hewan berbulu lucu ini, dua ahli dokter hewan asal Amerika Serikat akan menjelaskan alasan kucing tidak suka pintu tertutup seperti dikutip dari popsugar.com.

Dr. Gabby Wild, DVM, MPH, CVA asal New York, Amerika Serikat mengatakan kucing mungkin bukan penggemar berat pintu tertutup karena berbagai alasan yang kembali ke sifat investigasi dan teritorial mereka.

Mereka mungkin mendeteksi kucing lain, mencium sesuatu yang menarik, atau menginginkan benda, dari makanan hingga mainan hingga manusia yang menggaruk punggung mereka, di sisi lain pintu," kata Dr. Wild.

"Jadi ketika kami menutup pintu bagi mereka, mereka secara alami menginginkan akses ke apa yang mereka anggap sebagai wilayah mereka sendiri atau untuk menyelidiki hal-hal yang tidak diketahui," tambah Dr. Wild.

Naluri Bertahan Hidup Kucing

Tahukah Anda jika kucing bisa mengetuk pintu? Yuk, saksikan video berikut ini.
Tahukah Anda jika kucing bisa mengetuk pintu? Yuk, saksikan video berikut ini.

Di sisi lain, Dr. Bonnie Bragdon, DVM, MS, mengungkapkan bahwa keterampilan bertahan hidup bawaan kucing juga ikut berperan ketika mereka bersikeras bahwa pintu harus terbuka.

"Kucing menganggap pintu tertutup sangat menarik karena mereka pada dasarnya adalah hewan penasaran yang didorong oleh naluri yang membantu mereka bertahan hidup di alam liar," kata Dr. Bragdon.

Ia menjelaskan, bagi kucing yang tidak dirawat manusia, pintu bisa menjadi sumber makanan dan tempat berlindung.

"Meskipun kucing dalam ruangan tidak lagi perlu mencari makanan dan tempat berlindung sendiri, naluri untuk bertahan hidup ini terus mendorong sifat penasaran kucing dan dorongan untuk mencari tahu apa yang ada di balik pintu," katanya.

Kapan waktu yang tepat memberi makan kucing

Ilustrasi kucing sedang makan. (Credit: Shutterstock)
Ilustrasi kucing sedang makan. (Credit: Shutterstock)

Kebanyakan kucing akan makan makanan utama mereka saat pagi dan di waktu senja, ketika mereka biasanya berburu dan menangkap mangsa di alam liar seperti dikutip dari pets.webmd.com. Adapun berapa banyak yang harus dimasukkan kucing Anda ke dalam mangkuk tergantung pada usia, ukuran, dan seberapa aktif mereka, tetapi rata-rata sekitar 200 kalori per hari.

Dokter hewan, Julie A. Churchill, DVM, PhD, menyarankan pemilik kucing untuk berkonsultasi dengan dokter hewan untuk menghitung kebutuhan kucing Anda. Perhatikan dengan cermat jumlah kalori pada semua makanan yang Anda berikan kepada kucing Anda, kata Churchill. "Jumlah kalori dapat sangat bervariasi dari satu makanan ke makanan lainnya," tambahnya.

Churchill mengingatkan agar pemilik kucing memperhatikan juga makanan yang dikonsumsi pada siang hari. Karena pada dasarnya kucing bisa memakan sesuatu yang Anda diamkan.

“Makan berlebihan adalah epidemi,” kata Churchill. Jika berat badan kucing bertambah terlalu banyak, mereka dapat mengalami masalah seperti penyakit sendi, penyakit jantung, dan diabetes.

Churchill mengatakan yang terbaik adalah memberi makan kucing pada waktu makan tertentu, dan membuang makanan di waktu lain.

Jika kucing Anda lebih suka makan daripada kucing yang rewel, akan sangat membantu jika Anda beralih ke makanan yang lebih rendah kalori daripada mengurangi kuantitasnya, katanya.

Makanan Kucing Bernutrisi

Salah satu makanan kucing yang memiliki banyak kandungan nutrisi dan gizi adalah Muezza. Muezza merupakan brand makanan kering yang sangat cocok dikonsumsi untuk kucing dewasa karena mengandung protein yang berkualitas tinggi.

Muezza mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh si kucing, mengoptimalkan sistem pencernaan, menstimulasi penglihatan kucing, dan mengurangi bau kotorannya. Muezza juga tersertifikasi halal dari The Central Islamic Committee Of Thailand.

Agar lebih praktis, kamu bisa mendapatkan Muezza dengan paket bundling sekaligus. Tentu dengan varian rasa dan harga yang terjangkau. Sebagai contoh, kamu bisa mendapatkan paket bundling dengan 2 varian sampai 3 varian rasa dari Muezza. Muezza juga memiliki varian rasa, seperti Mackerel Flavor, Ocean Fish Flavor, Tuna Flavor, dan Salmon Flavor. Yuk segera beli varian rasa terfavoritnya di Shopee dan Tokopedia.

Beli Muezza di Shopee

Beli Muezza di Tokopedia