Terungkap, Ini Polisi yang Viral Beri Uang Pria di Kolong Jembatan

·Bacaan 2 menit

VIVA – Sebuah video yang menggambarkan seorang anggota Kepolisian RI memberikan uang kepada seorang pria di bawah kolong jembatan tol viral di media sosial. Netizen pun dibuat haru oleh aksi luhur yang dilakukan polisi muda itu.

Polisi tersebut ternyata bernama Brigadir Budiman, anggota Patroli Jalan Raya Jatim II Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Budiman menceritakan, peristiwa yang membuatnya viral itu terjadi di KM 749 Tol Sidoarjo mengarah ke Waru pada Kamis, 26 Agustus 2021, sekira pukul 16.00 WIB. Saat itu, ia melaksanakan patrol rutin dengan menyusuri jalan Tol Sidoarjo.

Baca Juga: Viral Polisi Beri Uang ke Penghuni Kolong Jembatan Bikin Nangis

Sesampai di lokasi, ia melihat seorang pria yang tengah berada di pojok jembatan yang melintang di atas jalan tol.

“Untuk mengantisipasi berbagai hal agar tidak terjadi sesuatu yang diinginkan, karena itu tol bebas hambatan, sehingga saya hampiri. Saya mencari tahu siapa dia. Saya tanya, namamu siapa, sesuai yang ada di video TikTok itu,” kata Budiman saat dihubungi VIVA pada Sabtu, 28 Agustus 2021.

Setelah bertanya seperlunya, Budiman memberikan sejumlah uang kepada pemuda yang tinggal di kolong jembatan itu. Si pemuda malah menangis. Polisi asal Kabupaten Tuban menambahkan nominal uangnya dan memaksa si pemuda untuk menerima pemberiannya.

Di video awal yang tersebar, si pemuda yang identitasnya dirahasiakan itu mengaku terpaksa tinggal di kolong jembatan karena tidak punya biaya untuk membayar indekos karena di-PHK. Sementara, ibunya meninggal dunia dan ayahnya pergi.

Ternyata pengakuan si pemuda itu tidak benar. Budiman mengetahui itu setelah keesokan paginya ia mendatangi lagi si pemuda di tempat yang sama. Si pemuda mengakui kalau ia bohong.

Pemuda itu tinggal di kolong jembatan karena kabur dari rumahnya di Sidoarjo setelah berselisih paham dengan ayahnya.

“Dia memohon maaf kepada saya, sesuai yang saya upload klarifikasinya di YouTube saya, dhulur Budiman,” ujar Budiman.

Meski dibohongi, Budiman tak sakit hati. Dia tetap membantu si pemuda itu dan menawarkannya untuk tinggal di indekos sembari mencari pekerjaan. Akhirnya si pemuda mau dan indekoskan di sekitar rumah Budiman tinggal di Surabaya.

“Untuk identitas, alamat indekos, dan nama orang tuanya, dia minta dirahasiakan," ujar Budiman.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel