Terungkap Motif Pembunuhan Wanita Tanpa Busana di Meteng

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pengungkapan kasus pembunuhan yang menimpa seorang wanita berinisial IWA (31) terus berlanjut. Polisi telah membongkar motif pelaku pembunuhan berinisial AA (24), yang bekerja sebagai petugas keamanan bank swasta.

Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng, AKP Paksi Eka mengatakan, motif AA membunuh korban demi mengambil barang-barang berharga korban. Pelaku mengincar barang-barang berharga IWA untuk melunasi utangnya.

"Motif pelaku (membunuh karena) membutuhkan uang untuk menutupi utang. AA mengambil dua buah handphone dan uang sebanyak Rp600 ribu di dalam tas korban," kata Paksi saat dihubungi, Sabtu 29 Mei 2021.

Paksi mengungkapkan, AA sendiri sudah merencanakan aksi pembunuhannya itu. Dia membuat janji kepada korban untuk berkencan di hotel tersebut.

Saat ini, pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh pihak kepolisian.

Sebelumnya, Seorang wanita bernama Ida Wasila Anata (31) ditemukan tewas di Hotel Dreamtel, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu lalu, 26 Mei 2021, sekitar pukul 16.45 WIB. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Teuku Arsya Kadhafi menyebutkan, bahwa korban ditemukan di dalam kamar Hotel Dreamtel Menteng, nomor 110 dalam keadaan tanpa busana dan ditutupi tiga buah bantal di kepalanya.

"Korban ditemukan di atas tempat tidur dalam posisi terlentang tanpa busana, dengan ditutupi dengan tiga buah bantal di atas kepala korban," kata Arsya dalam keterangannya, Jumat kemarin.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihak kepolisian menyimpulkan IWA merupakan korban pembunuhan, karena ditemukan adanya luka bekas cekikan di bagian leher korban.

Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan, Polisi berhasil menangkap pelaku di salah satu rumah di wilayah Jakarta Timur. Pelaku kemudian digiring ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk menjalani pemeriksaan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel