Terungkap, Otak Penculikan Pria di Tebet Ternyata Bos Korban

Dedy Priatmojo, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 2 menit

VIVA – Polisi menyebut salah satu pelaku penculikan disertai penganiayaan terhadap direktur perusahaan berinisial BH adalah pemilik perusahaaan itu sendiri. Dia adalah MR (34).

Menurut Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah, MR dan ketiga pelaku lain minta korban (BH) tanggungjawab atas perbuatannya yang diduga menggelapkan aset perusahaan.

Pelaku menuding korban menyelewengkan nilai aset yang perusahaan mencapai puluhan miliar rupiah.

"Kita belum sampai sana ya (usut penggelapan) tapi ada cukup besar ya asetnya kalau tidak salah mereka sempat menyebut hingga Rp30 Miliar, tapi sekali lagi ini keterangan blm fix ini hanya keterangan dari terduga pelaku," kata Azis kepada wartawan, Rabu 10 Maret 2021.

Perusahaan yang dipimpin oleh korban tersebut diketahui bergerak dalam bidang pemasok barang. Menurut pengakuan MR ke polisi, yang disorot olehnya sebagai pemilik perusahaan adalah pengadaan dump truck oleh korban.

Polisi masih terus mendalami akar permasalahan sehingga penculikan disertai penganiayaan ini dilakukan.

"Supplier beberapa barang salah satunya juga ada bisnis terkait dump truck yang laporannya dianggap terduga pelaku ini tidak beres dia menganggap korban tidak kooperatif dengan pelaku. Misi kita utama adalah menyelamatkan korban dulu karena semenjak tanggal 2 Maret 2021 sampai 6 Maret 2021, mereka dirampas kebebasannya bahkan dianiaya dan dibawa ke kemana-mana dari Jakarta ke Bekasi, Cikarang. Nanti selanjutnya pengungkapan kasus kemudian ranting-ranting nanti," katanya.

Sebelumnya diberitakan, aksi penculikan oleh empat orang pemuda digagalkan Polres Metro Jakarta Selatan. Korban yang juga laki-laki itu disekap di salah satu rumah di kawasan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Kasus ini sendiri terungkap usai polisi dapat laporan dari pihak keluarga yang kehilangan kontak dengan korban berinisial BH itu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Jimmy Christian Samma mengatakan, BH tinggal seorang diri di Jalan Tebet Timur Dalam Raya, Jakarta Selatan.

"Kakaknya mencoba menghubungi adiknya lewat sambungan telepon tapi tidak pernah bisa," ucap dia kepada wartawan, Sabtu 6 Maret 2021.