Terungkap Penyebab Kematian Pemeran James Bond, Sean Connery

Tasya Paramitha
·Bacaan 1 menit

VIVA – Penyebab kematian aktor senior Sean Connery akhirnya terungkap. Pria berusia 90 tahun yang paling dikenal lewat perannya sebagai James Bond itu meninggal saat sedang tidur.

Dilansir dari laman TMZ, Senin, 30 November 2020, menurut akta kematian, ia meninggal dalam tidur dengan faktor-faktor seperti pneumonia, gagal napas, usia tua dan fibrilasi atrium atau detak jantung yang tidak teratur.

Baca Juga: Pemeran Pertama James Bond, Sean Connery Meninggal Dunia

Sebagai informasi, Sean Connery meninggal pada dini hari, 31 Oktober 2020 di rumah mewahnya di Nassau di pulau New Providence di Bahama. Istrinya, Micheline Roquebrune, sebelumnya pernah menceritakan bagaimana sang aktor meninggal dengan tenang dalam tidurnya dan dikelilingi oleh keluarganya.

Ia mengungkapkan bahwa aktor tersebut berjuang melawan demensia sebelum meninggal.

"Itu bukan kehidupan baginya. Itu merugikan dia. Dia tidak bisa mengekspresikan dirinya belakangan ini," ucap sang istri.

Ucapan duka dan belasungkawa juga mengalir dari para penerusnya.

"Sir Sean Connery akan dikenang sebagai Bond dan banyak lagi. Dia mendefinisikan sebuah era dan gaya. Kecerdasan dan pesona yang dia gambarkan di layar dapat diukur dalam mega watt. Dia membantu menciptakan blockbuster modern," kata Daniel Craig.

"Sir Sean Connery, Anda adalah James Bond terhebat saya saat masih seorang anak laki-laki dan sebagai seorang pria yang menjadi James Bond sendiri. Anda memberikan bayangan panjang kemegahan sinematik yang akan hidup selamanya," ujar Pierce Brosnan.

"Anda memimpin jalan bagi kami semua yang mengikuti langkah kaki ikonik Anda," lanjutnya.

"Anda perkasa dalam segala hal, sebagai aktor dan sebagai pria, dan akan tetap seperti itu sampai akhir zaman. Kamu dicintai oleh dunia dan akan dirindukan. Tuhan memberkati, istirahatlah sekarang, damai sejahtera," tutupnya.