Terungkap, Spongebob Squarepants Masuk Komunitas LGBTQ

Liputan6.com, Los Angeles - Sebuah cuitan dari Nickelodeon mengenai salah satu karakternya yang paling populer, Spongebob Squarepants, bikin geger. Pasalnya, unggahan di Twitter pada Sabtu (13/6/2020) tersebut mengungkap satu hal yang kerap memantik diskusi.

Yakni, soal orientasi seksual Spongebob Squarepants.

Cuitan dari akun resmi Nickelodeon ini sendiri, dikirim untuk menyambut Pride Month yang jatuh pada bulan ini. Mereka mengunggah gambar Spongebob Squarepants bersama Avatar Korra dan aktor Michael Cohen.

Warna Pelangi

Unggahan Nickelodeon soal Spongebob Squarepants (Twitter/ nickelodeon)

Dalam foto mereka, ketiga sosok ini mengenakan pakaian dengan nuansa pelangi, warna komunitas LGBTQ.

Seperti diketahui, Korra dalam serial animasi The Legend of Korra adalah seorang biseksual, sementara Michael Cohen adalah aktor transgender di Henry Danger.

Bersama dengan unggahan foto tersebut, Nickelodeon menulis, "Merayakan #Pride dengan komunitas LGBTQ+ dan sekutunya pada bulan ini dan setiap bulan."

Trending Topic

Spongebob Squarepants. (Instagram/ spongebob)

Dilansir dari E! News, segera setelah unggahan ini dicuitkan, kata "Spongebob is gay" masuk dalam trending topic di Twitter.

Tak hanya itu, Nickelodeon juga mematikan fitur yang memungkinkan semua orang bisa membalas cuitan tersebut. Hanya orang-orang yang disebut dalam cuitan yang bisa memberikan komentar baru.

Tak Kaget

Meski bikin geger karena ini merupakan pernyataan dari akun resmi, banyak warganet yang mengaku tak begitu kaget lagi. Pasalnya, ini sebenarnya adalah teori yang sudah cukup lama beredar.

"Kalian kaget spongebob menyukai sesama jenis? Dia sudah memberi isyarat selama bertahun-tahun," kata seorang warganet.

"Maksudku, dia bahkan punya bayi bersama Patrick," kata warganet lain.

 

Aseksual

Sementara itu, kreator Spongebob Squarepants, Stephen Hillenburg, pernah menyatakan kepada Reuters, bahwa ia tidak pernah meniatkan karakter ciptaannya sebagai penyuka sesama jenis.

"Aku menganggap mereka hampir aseksual," kata dia.

"Kami cuma mencoba melucu, dan ini (perdebatan soal orientasi seksual) tak ada hubungannya dengan acaranya," tuturnya menambahkan.