Tes Acak di Stasiun Bogor, Seorang Penumpang KRL Positif COVID-19

·Bacaan 1 menit

VIVA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter melaksanakan tes swab antigen secara acak terhadap 50 orang pengguna jasa kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bogor, dan seorang di antaranya hasilnya positif COVID-19 sehingga dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor, untuk menjalani tes lanjutan, yakni tes swab PCR.

"PT KAI Commuter melaksanakan tes swab antigen di enam stasiun yakni di Stasiun Bogor, Tangerang, Bekasi, Cikarang, Manggarai, dan Tanah Abang," kata VP Corporate Secretari PT KAI Commuter Anne Purba, di Stasiun Bogor, Senin, 21 Juni 2021.

Pelaksanaan tes swab antigen ini untuk memastikan masyarakat pengguna jasa KRL Commuter Line bebas dari COVID-19. "Kami semula menyiapkan 150 sampel tes swab antigen di enam stasiun terebut," katanya.

Anne melihat, mobilitas warga di Stasiun Bogor sangat tinggi, apalagi ditemukan salah satu pengguna jasa KRL hasilnya positif, sehingga di Stasiun Bogor sampelnya ditambah menjadi 50 sampel.

"Pengguna jasa KRL yang hasilnya positif adalah pegawai yang bekerja di Jakarta. Karena, hasil tes swab-nya positif, pegawai dirujuk ke puskesmas terdekat untuk menjalani tes swab PCR," katanya.

Dengan adanya tambahan sampel di Stasiun Bogor menjadi 50 sampel, PT KAI menambah sampel tes swab antigen menjadi 200 sampel untuk digunakan di enam stasiun.

Pelaksanaan tes swab antigen di empat stasiun dilaksanakan pada pagi hari mulai pukul 08:00 WIB, yakni Stasiun Bogor, Tangerang, Bekasi, dan Cikarang, serta di dua stasiun pada sore hari yakni Manggarai dan Tanah Abang.

Menurut Anne, pelaksana tes swab antigen ini adalah PT KAI Commuter, sedangkan tenaga kesehatan yang melaksanakan tes swab dari klinik di seluruh stasiun Commuter di Jakarta, Bogor, Depok,Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). (ant)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel