Tes Antigen Gratis untuk Peserta CPNS Mojokerto

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Mojokerto Kabar gembira bagi para peserta seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2021 di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto karena kini tak perlu lagi membayar biaya tes usap antigen COVID-19. Pemkota setempat akan menanggung biaya tersebut.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan kebijakan ini menindaklanjuti aturan yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) soal kewajiban membawa surat hasil tes usap antigen atau swab PCR bagi CPNS yang akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Pihaknya tak menampik bila aturan tersebut dinilai memberatkan peserta CPNS yang akan mengikuti SKD, terlebih mengingat harga tes PCR yang dianggap masih cukup mahal walau sudah diturunkan.

"Untuk itu, kami ingin meringankan beban mereka dengan memberikan tes antigen gratis demi kelancaran persyaratan tersebut," ujarnya di Mojokerto, Senin, 6 September 2021, dilansir dari Antara.

Ia mengatakan pemeriksaan tes usap antigen gratis tersebut tidak hanya diberikan kepada peserta yang ikut formasi tes CPNS Pemkot Mojokerto, namun juga terbuka bagi peserta yang mengikuti tes di kabupaten/kota lain se-Provinsi Jawa Timur.

"Asalkan punya KTP Kota Mojokerto dan membawa bukti kartu peserta tes CPNS, monggo silakan datang ke puskesmas sesuai domisili KTP masing-masing untuk dilayani tes swab antigen gratis," ujarnya.

Ia menyebut tes antigen gratis ini merupakan upaya Pemkot Mojokerto dalam memberikan dukungan kepada warganya yang berjuang untuk bisa lolos tes CPNS.

"Warga Kota Mojokerto harus memiliki harapan besar untuk masa depan yang lebih baik. Ini bisa dicapai apabila putra-putri Kota Mojokerto bisa diterima masuk sebagai PNS di instansi pemerintahan manapun yang di kehendakinya," ucapnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Syaratnya

Turun harga, tarif tertinggi tes PCR kini jadi Rp 495 ribu dan Rapid Antigen Rp 99 ribu di Jawa-Bali. (unsplash/mufidmajnun).
Turun harga, tarif tertinggi tes PCR kini jadi Rp 495 ribu dan Rapid Antigen Rp 99 ribu di Jawa-Bali. (unsplash/mufidmajnun).

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mojokerto M. Imron mengatakan ada dua teknis pelaksanaan pemberian tes antigen gratis bagi warga Kota Mojokerto yang hendak mengikuti tes CPNS.

"Teknisnya beda antara warga kota yang mendaftar tes SKD CPNS Kota Mojokerto dengan warga kota yang mendaftar tes SKD CPNS di daerah atau instansi lain di luar Kota Mojokerto," ujarnya.

Imron menjelaskan untuk warga Kota yang mengikuti ujian SKD CPNS Kota Mojokerto tanggal 5 Oktober nanti akan diberi fasilitas tes antigen gratis pada tanggal 4 Oktober di puskesmas masing-masing sesuai domisili KTP-nya.

"Syaratnya mudah kok, hanya membawa KTP Kota Mojokerto dan membawa kartu peserta," ujarnya.

Tak hanya tes antigen gratis, Pemkot Mojokerto juga menyediakan kemudahan layanan vaksinasi bagi pelamar CPNS asal Kota Mojokerto yang belum mendapatkan vaksinasi dosis pertama.

"Pelamar CPNS asal Kota Mojokerto yang belum vaksin dosis pertama bisa mengikuti vaksin tanggal 25 September nanti di puskesmas sesuai domisili masing-masing," ujarnya.

Kemudian teknis kedua, tambah Imron, Pemkot Mojokerto juga memberi tes antigen gratis bagi warga Kota Mojokerto yang hendak mengikuti SKD CPNS di kabupaten/kota atau instansi lain di Provinsi Jawa Timur.

"Syaratnya harus mendaftar terlebih dahulu di pendaftaran online tes swab antigen gratis Kota Mojokerto di https://s.id/daftarantigenskdkotamojokerto paling lambat tanggal 10 September.

Jika masih membutuhkan info lebih lanjut bisa menghubungi BKPSDM pada jam kerja di nomor 0321-399600 atau kirim email ke panselcasnkotamojokerto@gmail.com," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel