Tes Kesehatan Kandidat Bupati Libatkan 16 Dokter

Banda Aceh( ANTARA) - Sebanyak 16 dokter spesialis yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Aceh dilibatkan memeriksa kesehatan delapan pasangan bakal calon (kandidat) bupati dan wakil bupati Aceh Tenggara.

"Ada 16 dokter spesialis yang dilibatkan dalam pemeriksaan kandidat bupati dan wakil bupati Aceh Tenggara," kata Ketua Tim Pemeriksa IDI Cabang Aceh Taufik Mahdi di Banda Aceh, Sabtu.

Pemeriksaan kesehatan delapan pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Aceh Tenggara berlangsung di Rumah Sakit Zainoel Abidin, Banda Aceh, Sabtu.

Ia mengatakan, tes kesehatan meliputi keseluruhan fisik termasuk organ vital, seperti jantung, paru-paru, ginjal dan lainnya. Selain itu, para kandidat juga menjalani pemeriksaan kesehatan mental.

"Pemeriksaan fisik terbagi delapan bagian. Masing-masing bagian ditangani dua dokter ahli," kata Taufik yang juga Direktur RSUDZA Banda Aceh.

Sementara, pemeriksaan kesehatan mental, kata dia, setiap kandidat akan menjalani tes psikologi dan diberi pertanyaan tertulis sebanyak 200 soal.

"Tes ini dilakukan setelah mereka menyelesaikan seluruh bagian pemeriksaan kesehatan. Setiap kandidat diberi waktu sekitar satu jam menjawab 200 pertanyaan tertulis tersebut," katanya.

Menyangkut biaya pemeriksaan kesehatan tersebut, Taufik Mahdi mengatakan setiap kandidat atau per individunya dibebankan membayar Rp7,5 juta.

Adapun ke delapan pasangan bakal calon yang menjalani tes kesehatan tersebut, yakni pasangan H Armen Desky dan Tgk Affan Husni, pasangan Ridwan dan Erwin Sihombing, pasangan Amri Amrico dan M Ridwan, pasangan Rajidin dan Samrin Sembiring.

Kemudian, pasangan H Hasanuddin B dan Ali Basrah, pasangan Marthin Desky dan Kamasiah, pasangan M Ridho dan Tumpas Simanjuntak, serta Raidin Pinem berpasangan dengan Muslim Aiyub.

Pemilihan bupati dan wakil bupati Aceh Tenggara dijadwalkan 2 Juli 2012. Sedangkan penetapan pasangan bakal calon menjadi pasangan calon peserta pilkada dijadwalkan 14 Mei 2012. (rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.