Tesla Bakal Bangun Pabrik di India, Bagaimana Prospek Saham ANTM dan INCO?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Setelah dikabarkan akan investasi di Indonesia, Tesla justru menarik perhatian karena akan mendirikan unit manufaktur mobil listrik di Karnataka, India. Melihat hal ini, Direktur Anugerah Mega Investama, Hans Kwee menyebut, pergerakan saham ANTM dan INCO diprediksi masih cukup baik ke depan.

Hal ini karena, kemungkinan investasi yang akan dilakukan Tesla di Indonesia berkaitan dengan baterai kendaraan listrik dan solar cell.

"Enggak terlalu masalah karena begini, karena memang diperkirakan Tesla ini kecil kemungkinan bangun pabrik mobil di Indonesia. Kemungkinan akan bangun pabrik baterai atau solar cell di Indonesia," ujar dia kepada Liputan6.com, Jumat, (19/2/2021).

Hans juga menyebut, sumber daya alam yang di miliki Indonesia sangat menarik investor asing untuk melakukan investasi terkait baterai dan sollar cell.

"Indonesia itu daerah khatulistiwa, kemudian kita ada nikel dan timah, jadi kemungkinan mereka akan bangun itu di Indonesia, sehingga sentimennya tidak terlalu negatif," ujarnya.

Meski sempat mengalami penguatan, saham ANTM terpantau mengalami penurunan 1.44 persen ke harga Rp2.740 per saham seperti dilansir RTI. Hal yang sama juga dialami INCO, hingga pukul 11:30 saham terpantau turun 1.21 persen ke harga Rp6.125 per saham.

Tesla Bakal Bangun Pabrik di India

Logo Tesla
Logo Tesla

Sebelumnya, Pendiri Tesla Elon Musk akan mendirikan unit manufaktur mobil listrik di Karnataka, India. Lalu bagaimana dampaknya terhadap harga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO)?

Hal ini mengingat pergerakan saham ANTM mendapatkan sentimen dari rencana investasi Tesla di Indonesia.

Sebelumnya, Tesla dikabarkan akan membangun pabrik mobil listrik di India. “Perusahaan Amerika Serikat Tesla akan membuka unit manufaktur mobil listrik di Karnataka,” dari pernyataan Menteri Negara Bagian Karnataka BS Yediyurappa dikutip dari laman DW, Kamis, 18 Februari 2021.

Pada Januari, pembuat mobil listrik itu menggabungkan Tesla Motors India dan Energy Private Limited di Bengaluru.

Elon Musk telah menggunggah beberapa kali di twitter mengenai keinginan untuk memasuki pasar India. Pada Desember 2020, ia konfirmasi kalau mobil Tesla akan diluncurkan di India pada 2021.

India sangat ingin mengurangi ketergantungan minyak dan polusi tetapi upaya untuk mempromosikan kendaraan listrik terhambat kurangnya investasi di manufaktur dan infrastruktur seperti stasiun pengisian. Lalu otoritas India berencana menawarkan insentif USD 4,6 miliar kepada perusahaan yang mendirikan fasilitas manufaktur baterai canggih.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini