Tesla Butuh Satu Dekade Raih Kapitalisasi Pasar Rp 14.171 Triliun

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tesla baru saja menjadi perusahaan keenam dalam sejarah Amerika Serikat (AS) yang mencatat kapitalisasi pasar saham USD 1 triliun atau Rp 14.171,1 triliun.

Saham Tesla melonjak lebih dari 12 persen pada Senin, 25 Oktober 2021 dan ditutup di posisi USD 1.025 atau Rp 14,5 juta (estimasi kurs Rp 14.171 per dolar AS). Saham Tesla menguat seiring dua kabar baik lainnya.

Pertama, Hertz mengumumkan rekor pesanan sebanyak 100 ribu armada Tesla. Kedua adalah analis Morgan Stanley Adam Jonas yang menaikkan target harga saham Tesla menjadi USD 1.200 saham.

Tesla (TSLA) memperoleh USD 1 triliun atau Rp 14.171,1 triliun. Kapitalisasi pasar itu setengah dari angka kapitalisasi pasar Apple (AAPL), perusahaan paling kaya di dunia senilai USD 2,5 triliun (setara Rp 35.427,8 triliun).

Microsoft (MSFT) menempati posisi kedua dan hanya berselisih sedikit atau senilai USD 2,3 triliun (atauRp 32.593,6 trliun). Anggota dari top 5 triliunan dolar adalah induk Google, Alphabet (GOOG) dan Amazon (AMZN).

Masing-masing jumlahnya beda tipis yakni USD 1,8 triliun atau setara Rp 25.408 triliun dan USD 1,7 triliun atau sekitar Rp 24.090,9 triliun.

Tesla adalah perusahaan kedua tercepat mengumpulkan kapitalisasi pasar USD 1 triliun. Waktu yang diperlukan kurang dari 12 tahun setelah IPO perdananya pada 2010. Lebih lama tiga tahun dari Facebook. Perusahaan Zuckeberg hanya perlu waktu 9 tahun dari penawaran umum untuk menggapai USD 1 triliun.

Di antara perusahaan besar dunia, Apple yang paling lama mencapai target itu. Butuh waktu 37 tahun sejak memulai perdagangan pada 1980. Disusul Microsoft yang memerlukan 33 tahun, lalu Amazon membutuhkan 21 tahun. Sementara itu, raksasa mesin pencari butuh waktu 15 tahun.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Berpotensi Koreksi

Tesla Cyber Truck sedang pengetesan (cybertruckownersclub.com/forum)
Tesla Cyber Truck sedang pengetesan (cybertruckownersclub.com/forum)

Walaupun ketika perusahaan berhasil mencapai kapitalisasi pasar USD 1 triliun, tidak menutup kemungkinan harga saham akan tergelincir kembali. Pada Senin, 25 Oktober 2021, Tesla telah melampaui Facebook.

Saham FB tergelincir setelah rilis sejumlah besar dokumen internal yang dikenal sebagai " The Facebook Papers ."

Saham Facebook ditutup dengan penurunan lebih dari 5 persen saat penutupan perdagangan Jumat, 22 Oktober 2021.

Pada Senin, 25 Oktober 2021, saham Facebook rebound dan tidak lama terjun lagi 17 persen dari puncak saat perusahaan bernilai USD 1 triliun. Kapitalisasi pasar Facebook ditutup Senin pada USD 927 miliar atau Rp 13.136.6 triliun.

Sentimen Positif yang Angkat Saham Tesla

Foto yang diabadikan pada 26 Oktober 2020 ini menunjukkan kendaraan Tesla Model 3 yang diproduksi di China (made in China) di gigafactory Tesla yang terletak di Shanghai, China timur. (Xinhua/Ding Ting)
Foto yang diabadikan pada 26 Oktober 2020 ini menunjukkan kendaraan Tesla Model 3 yang diproduksi di China (made in China) di gigafactory Tesla yang terletak di Shanghai, China timur. (Xinhua/Ding Ting)

Euforia Wall Street tentang masa depan kendaraan listrik mendorong nilai pasar Tesla merangkak ke lebih dari 11 produsen automotif global terbesar. Harga Tesla tiga kali lipat dari Toyota ( TM ).

Toyota merupakan pembuat mobil paling mahal kedua dan memiliki kapitalisasi pasar sekitar USD 280 miliar atau Rp 3.967,9 triliun. Perusahaan mobil Jepang membanggakan penjualan dan keuntungan dengan meremehkan Tesla.

Klaim Toyota itu dengan alasan Tesla hanya mampu menjual 500 ribu mobil di seluruh dunia pada 2020. Artinya nilai pasarnya hanya sekitar USD 2 juta atau Rp 28,3 juta per kendaraan yang terjual.

Pada 2021, bertambah drastis dengan total penjualan mencapai 627 ribu mobil sepanjang. Angka ini bertujuan untuk mendekati satu juta penjualan selama setahun penuh.

Sama dengan penilaian lebih dari USD 1 juta per kendaraan. Jelas investor bertaruh Tesla akan mencapai target 50 persen atau lebih dalam pertumbuhan penjualan tahunan untuk tahun-tahun mendatang.

Reporter: Ayesha Puri

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel