Tesla Jadi Merek Mobil Paling Berharga di Dunia, Kekayaan Elon Musk Melesat

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Akhir 2020 menjadi salah satu pekan terbaik bagi CEO dari Tesla, Elon Musk, yang kekayaanya melonjak USD 9,4 miliar. Meroketnya jumlah kekayaan Musk sendiri merupakan faktor dari saham Tesla yang siap untuk di tambahkan ke Indeks S&P 500 pada akhir 2020 (Waktu Amerika Serikat).

Terhitung dari hari Jumat, 11 Desember dan Jumat 18 Desember 2020, saham perusahaan mobil elektrik tersebut pun naik hampir 8 persen. Hal ini mendorong kekayaan bersih dari Musk menjadi sekitar USD 146,3 miliar. Sekarang ini sendiri, Musk adalah orang terkaya ketiga di dunia, di belakang CEO Amazon Jeff Bezos dan ketua LVMH Bernard Arnault.

Hari Jumat lalu, yang merupakan hari terkahir sebelum Tesla ditambahkan ke indeks acuan S&P 500, saham perusahaan mobil elektrik tersebut naik sebanyak 4 persen untuk mencapai level tertinggi baru sepanjang masa, sebelum akhirnya ditutup hanya 0,4 persen lebih tinggi. Saham Tesla sendiri meledak hampir 660 persen sejauh ini pada tahun 2020, memberi perusahaan kapitalisasi pasar lebih dari USD 650 miliar.

Angka tersebut pun sekaligus membuat Tesla menjadi merek mobil paling berharga di dunia sekarang ini. Selain itu, pencapaian tersebut akan membuat Tesla akan menjadi perusahaan terbesar ketujuh dalam indeks S&P 500, seperti melansir Forbes, Senin (21/12/2020).

Saham Tesla sendiri telah meningkat hampir 50 persen sejak S&P Global mengumumkan pada 16 November bahwa perusahaan tersebut akan ditambahkan ke indeks pada 21 Desember. Musk sendiri memiliki sekitar 21 persen saham Tesla, ditambah sahamnya di perusahaan roket swasta SpaceX, yang juga dia miliki.

Indeks dari Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 masing-masing naik 0,4 persen dan 1,3 persen untuk minggu ini. Sementara itu indeks komposit teknologi Nasdaq mengungguli keduanya, dengan naik 3,1 persen. Dengan penutupan pasar saham yang lebih tinggi minggu ini, Elon Musk pun bukan satu-satunya miliarder yang berhasil meraup keuntungan besar.

CEO Amazon Jeff Bezos, yang sampai saat ini masih menjadi orang terkaya di dunia, melihat kekayaannya meningkat USD 4,5 miliar mengingatsaham perusahaan e-commerce tersebut naik sebesar 2,7 persen.

Angka tersebut pun membuat kekayaan bersih dari Jeff Bezos sendiri menjadi USD 186,7 miliar. Selain itu berdasarkan penghitungan dari Forbes, salah satu pendiri Oracle, Larry Ellison, melihat kekayaan bersihnya meningkat menjadi USD 88,5 miliar.

Saham dari Oracle sendiri telah terbukti tangguh, naik 7,3 persen sejak Jumat lalu. Semua itu bahkan berhasil diraih ketika masalah politik dan hukum terus menunda penutupan kesepakatan Oracle untuk mengakuisisi operasi TikTok di AS.

Orang Terkaya dari China

Para pengunjung mengenakan masker saat berjalan di Kota Terlarang, Beijing, China, Jumat (1/5/2020). Kota Terlarang kembali dibuka setelah ditutup lebih dari tiga bulan karena pandemi virus corona COVID-19. (AP Photo/Mark Schiefelbein)
Para pengunjung mengenakan masker saat berjalan di Kota Terlarang, Beijing, China, Jumat (1/5/2020). Kota Terlarang kembali dibuka setelah ditutup lebih dari tiga bulan karena pandemi virus corona COVID-19. (AP Photo/Mark Schiefelbein)

Di luar Amerika Serikat, peraih keuntungan besar lainnya minggu ini adalah miliarder Tiongkok Zhong Shanshan, yang sekarang menjadi orang terkaya ke-14 di dunia, berdasarkan data dari Forbes. Zhong sendiri memimpin perusahaan air minum kemasan Nongfu Spring dan juga mengendalikan Apotek Biologi Wantai Beijing, yang dimana kedua perusahaan tersebut berhasil go-public di tahun 2020.

Saham dari Nongfu Spring sendiri melihat kenaikan hampir 14 persen minggu ini sementara Beijing Wantai naik hampir 4 persen, meningkatkan kekayaan bersih Zhong menjadikurang lebih USD 7,1 miliar. Terhitung dari hari Jumat 11 Desember, kekayaan Zhong sendiri meningkat menjadi USD 69,9 miliar, meroket dari angka USD 2 miliar pada awal tahun ini.

Reporter: Yoga Senjaya Putra

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: