Test Event Piala Dunia U-20, PSSI Incar Jakarta Intertational Stadium

·Bacaan 1 menit

VIVA – Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Ajang yang seharusnya diadakan tahun ini, tapi terpaksa ditunda akibat adanya pandemi COVID-19.

Seiring berjalannya waktu, muncul Jakarta International Stadium (JIS). Kebetulan PSSI telah menjalin kerja sama dengan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk penggunaan fasilitas lapangan latihan.

Nantinya Timnas Indonesia bisa menjalani pemusatan latihan di JIS. Tak tertutup kemungkinan pula, menggelar ajang internasional di stadion ini.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi mengatakan pihaknya antusias dengan kerja sama ini. Apalagi JIS dibangun dengan standar internasional, dan tidak memiliki lintasan atletik.

Dengan begitu, jarak antara tribun penonton dengan lapangan semakin dekat. Sensasi baru akan dialami oleh suporter dan juga para pemain itu sendiri.

"Mungkin Timnas berharap juga kandangnya di sini. Keluarga besar sepakbola termasuk Timnas juga pasti merasakan seperti main di luar negeri," kata Yunus, Selasa 17 Agustus 2021.

Dalam kesempatan itu Yunus juga mengaku sempat bertukar pikiran dengan jajaran PSSI lainnya. Mereka membayangkan menggelar test event Piala Dunia U-20 2023 di JIS.

"Sekilas kami cerita, siapa tahu tahun depan diberi kesempatan beberapa negara terseleksi Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia bisa kita undang untuk test event," tuturnya.

Setelah penandatanganan kerja sama dengan PT Jakpro rampung, kemungkinan bakal ada dua Timnas yang menjalani pemusatan di JIS. Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri kebetulan punya roadmap untuk pemusatan latihan Timnas U-18 dan juga senior.

"Roadmap coach Indra ke depan ini yang akan pemusatan latihan U-18 persiapan Piala Dunia 2023, Bahkan bisa bersamaan dengan play off Timnas senior kita lawan Taiwan. Dua pemusatan latihan ini yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat," ujar Yunus.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel