Teten: Presidensi G20 jadi momentum tunjukkan perkembangan UMKM RI

Menteri Koperasi dan UKM Teten Maduki menyatakan Presidensi G20 Indonesia menjadi momentum yang tepat menunjukkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia terus berkembang serta adaptif terhadap teknologi digital.

Salah satu bentuk inisiatif tersebut dari GoFood Culinary Bazaar di kawasan Bali Collection, Nusa Dua, Bali, guna menyemarakkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

“Penting bagi UMKM yang sudah terhubung dengan digital untuk terus diberdayakan agar mereka bisa memperluas pasar dengan dukungan platform digital dengan lebih optimal,” ujarnya saat meninjau GoFood Culinary Bazaar sebagaimana dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Menkop mengharapkan UMKM bisa terus tumbuh dan go global mengingat beberapa platform juga bisa memfasilitasi UMKM untuk diintegrasikan dengan sejumlah layanan.

Nanti, pemerintah bisa menghubungkan dengan akses pembiayaan, akses pembiayaan, akses pasar, termasuk memfasilitasi usaha mereka dengan membentuk badan usaha serta meraih sertifikat halal, produk, dan sebagainya.

Saat ini, kata Teten, pemerintah sedang melakukan penyempurnaan regulasi kebijakan terkait ekonomi digital, terutama dari sisi keamanan data pribadi. "Pemerintah tak hanya melindungi industri, platformnya, tapi juga melindungi UMKM maupun konsumen perdagangan digital," ungkap dia.

Potensi ekonomi digital yang besar di Indonesia dinilai harus benar-benar dipersiapkan dari hulu hingga hilir guna memaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat, terutama pelaku UMKM.

Lebih lanjut, kolaborasi bisnis yang dilakukan dua startup raksasa Gojek dan Tokopedia (GoTo) melalui pembentukan GoTo diharapkan mampu menciptakan integrasi layanan yang semakin efisien dan mempecepat penguatan bisnis di sektor UMKM.

Di samping itu, dia juga memberikan apresiasi kepada GoTo atas keterlibatan korporasi tersebut dalam menyediakan kendaraan listrik untuk mobilitas para delegasi G20.

Menurut Teten, langkah tersebut mampu menjadi sarana mempromosikan ekosistem ramah lingkungan, sekaligus menunjukkan kredibilitas produk-produk dalam negeri khususnya GoTo dalam berinovasi ke kancah dunia.

Dalam kesempatan yang sama, CEO GoTo Andre Soelistyo menuturkan bahwa GoFood Culinary Bazaar menjadi salah satu upaya dalam memperkenalkan kuliner lokal dan pelaku UMKM kuliner ke dunia internasional.

“Ekosistem GoTo berkomitmen untuk turut mendukung kesuksesan KTT G20 melalui berbagai rangkaian inisiatif, salah satunya lewat GoFood Culinary Bazaar yang menampilkan jajaran UMKM kuliner asli Bali," kata Andre.

Baca juga: Peneliti TII : KTT G20 momen perkenalkan produk UMKM dalam negeri

Baca juga: Teten: Forum G20 jadi momentum produk Garut tembus pasar global

Baca juga: G20 Indonesia berpotensi mendukung UMKM lokal