Teten: "Vending Machine" jadi terobosan untuk tingkatkan omzet UMKM

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan adanya vending machine khusus menjual produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang diluncurkan oleh Blibli serta JumpStart merupakan terobosan untuk meningkatkan omzet usaha itu.

"Saya kira ini mengombinasikan market offline dan online dengan vending machine. Dengan ini, produk UMKM mudah diakses di mana saja dan oleh siapa saja,” katanya dalam acara peluncuran vending machine di West Mall Grand Indonesia, Jakarta, Senin.

Menurut Menkop, vending machine menjadi platform bagi pelaku UMKM untuk memperluas pemasaran dan distribusi produk dengan lebih efisien secara omnichannel.

Platform tersebut dapat dimanfaatkan pelanggan untuk menikmati pengalaman baru dalam membeli produk-produk lokal.

Dengan adanya vending machine UMKM, Teten optimistis tahun ini menjadi kebangkitan UMKM dan ekonomi Indonesia.

“UMKM itu punya kekayaan produk variatif di daerah dengan kemasannya yang bagus, branding oke, dan produknya juga enak,” ujar dia.

Saat ini, lanjut Menkop, masyarakat Indonesia harus didorong untuk memberi produk lokal sebagaimana masyarakat Korea Selatan yang memiliki kebanggaan menggunakan produk dari negeri Ginseng tersebut.

Karena vending machine baru diluncurkan, ia juga yakin rakyat Indonesia kian bangga menggunakan produk dalam negeri.

"Jadi harus dilihat market itu trennya sekarang lebih suka produk unik dan kalau ada pendekatan baru untuk menjual produk UMKM, ini potensinya sangat besar. Saya senang kita bisa berkolaborasi," kata Menteri Teten.

Chief Marketing Officer Blibli Edward K. Suwignyo menambahkan bahwa 74 persen dari pelaku UMKM sudah memahami e-commerce dan platform online.

Namun, pelaku UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi hanya mencapai 20 persen.

Dengan demikian, upaya Blibli dan JumpStart menghadirkan vending machine UMKM dinilai merupakan cara yang tepat untuk memberikan akses pemanfaatan teknologi bagi UMKM.

Dalam kesempatan yang sama, CEO Jumpstart Brian Imawan menyatakan kolaborasi ini dapat mendukung digitalisasi produk lokal dan UMKM Indonesia sekaligus menumbuhkan semangat kebanggaan akan produk lokal.

"Semoga vending machine ini dapat menjadi solusi bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan awareness, mencapai target pasar, hingga memperkuat product showcase dengan lebih efisien," ungkap Brian.

Blibli telah menggandeng 36 UMKM untuk menghadirkan 180 varian produk lokal yang dapat langsung diperoleh pelanggan di vending machine yang disediakan oleh JumpStart.

E-commerce tersebut turut memaksimalkan jangkauan yang luas terhadap para pelaku UMKM di Indonesia untuk melakukan kurasi terhadap produk-produk yang ditawarkan untuk menjamin kualitas barang.

Baca juga: Airlangga: Kajian dan perbaikan kebijakan modal kuat pengembangan UMKM

Baca juga: BI: Pameran KKI 2022 catat komitmen temu bisnis UMKM Rp282,2 miliar

Baca juga: Ketua DPD RI dorong pemerintah pastikan pasar hasil UMKM

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel