Teuku Wisnu Sedih, Salah Satu Tempat Bisnis Oleh-Olehnya Harus Ditutup

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Aktor yang juga pengusaha Teuku Wisnu sedang bersedih. Salah satu outlet Malang Strudel cabang Singosari terpaksa ditutup akibat terdampak Covid-19. Tahun 2020 diakui menjadi yang tersulit dalam berbisnis.

Teuku Wisnu memang terpaksa harus menutup salah satu cabang oleh-oleh Malang Strudel. Apalagi, ini merupakan tempat pertamanya membangun bisnis Malang Strudel.

“Sedih sekali. Kita terpaksa menutup Malang Strudel Singosari. Ini outlet pertama yang saya dan teman-teman rintis. Dari mulai petakan sampai besar dan mampu menampung parkir mobil banyak sampai bus, akhirnya ditutup. Banyak kenangan, banyak belajar dan banyak pengalaman di sini (Outlet Singosari),” ujar Teuku Wisnu dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/11/2020).

Curahan Hati

Teuku Wisnu
Teuku Wisnu

Suami Shireen Sungkar ini juga mencurahkan isi hatinya di Instagram pribadinya. Outlet Malang Strudel Singosari adalah Outlet pertama Malang Strudel yang berdiri pada tahun 2014 silam. Ini menjadi pencetus dan menginspirasi munculnya brand kue ataupun oleh-oleh artis mewabah di Indonesia. Di mana di Outlet Singosari, Malang Strudel dari yang hanya sepetak kecil dengan antrian sampai di pinggir jalan raya, hingga saat ini menjadi besar dan mewadahi UMKM di Malang Raya.

“Banyak cerita di sini. Ini outlet yang membuat pelanggan pertama tetap setia untuk menikmati kue kami setiap ke Malang. Bagaimana kangen dengan suasana antrian yang panjang, rela menunggu kue yang masih diproduksi sehingga disajikan langsung saat hangat, dan masih banyak cerita-cerita pelanggan yang tercipta di Outlet pertama Malang Strudel ini,” tandas Teuku Wisnu.

Dampak

Malang Strudel yang tutup
Malang Strudel yang tutup

Ditutup tidak hanya karena pandemi Covid-19, namun juga akibat dampak dari jalan tol menuju Malang yang membuat wisatawan lebih memilih untuk langsung menuju Malang melalui exit Tol Singosari. Teuku Wisnu mengatakan, dia akan membuka outlet yang lebih besar, lebih lengkap dan lebih strategis lagi untuk menyambut wisatawan di era new normal ini.

“Kita tetap bertahan di bisnis kuliner yang dirintis sejak tahun 2014 ini. Bahkan semakin bersemangat untuk melakukan adaptasi terhadap bisnis oleh-olehnya di tengah pandemi corona dan mengajak seluruh stakeholder pariwisata terutama UMKM untuk terus ikut bersemangat,” kata Wisnu.

Berusaha Bangkit

“Kita bangun outlet terbesar yang dibangun untuk menyambut wisatawan era new normal berada di Karanglo (dekat dengan gerbang Tol Singosari) dan ada juga yang di Batu (seberang museum angkut). Kita mengusung konsep one stop shopping. Outlet di Karanglo dan Batu ini mempunyai parkir yang lebih luas, toilet lebih banyak, musholla dan kelengkapan oleh-oleh khas Malang agar bisa memanjakan wisatawan yang datang ke Malang Strudel,” pungkas Teuku Wisnu tak mau lama-lama bersedih.