Tewas Kecelakaan Tragis, Kolonel Jamal Pernah Ditembaki tapi Tak Mati

·Bacaan 1 menit

VIVA – Duka masih menyelimuti militer Tentara Nasional Libya (LNA) setelah pilot terbaik Kolonel Jamal Ben Amer tewas dalam kecelakaan tragis tak jauh dari Kota Benghazi, baru-baru ini.

Dari informasi yang didapatkan VIVA Militer, Kamis 3 Juni 2021, Kolonel Jamal tewas dalam kondisi mengenaskan setelah pesawat tempur MiG-21 yang dipilotinya jatuh dan meledak tak jauh dari Pangkalan Udara Benina.

Selama ini Kolonel Jamal dikenal sebagai sosok perwira senior di LNA, jasanya sangat banyak bagi perjuangan Libya. Sudah banyak musuh yang dihancurkan dengan serangan udara yang dilakukannya.

Terutama ketika LNA melancarkan operasi penumpasan terhadap kelompok teroris bersenjata Alqaeda dalam rentang waktu 2013 hingga 2019.

Di Libya nama Kolonel Jamal tak cuma dikenal luas di kalangan tentara LNA saja tapi juga di lingkungan pasukan seteru mereka yakni, Pemerintah Persatuan Nasional (GNA).

Bahkan, sebelum mengalami kecelakaan tragis, Kolonel Jamal pernah ditembaki pasukan GNA. Peristiwa itu berlangsung pada 14 April 2019, ketika itu Kolonel Jamal dengan pesawat tempurnya sedang terbang untuk melancarkan serangan ke basis pertahanan GNA di Kota Tripoli.

Pesawatnya ditembaki pasukan GNA dengan senjata berat artileri serangan udara hingga jatuh dan meledak menghujam bumi. Namun, Kolonel Jamal sangat beruntung, walau pesawatnya jatuh dan hancur dia tak mati, dia berhasil menyelamatkan diri dengan kursi pelontar.

Kolonel Jamal mengalami kecelakaan saat mengikuti parade militer terbesar yang digelar LNA di bawah komando Marsekal Khalifa Haftar pada akhir pekan kemarin. Pesawatnya jatuh di hadapan pasukan LNA yang sedang berparade.

Parade militer diselenggarakan untuk merayakan ulang tahun ke-7 Operasi Al-Karama (Martabat) yang diluncurkan pada tahun 2014 oleh Marsekal Khalifa Haftar.

Baca: Akhirnya TNI Berangkatkan Pasukan Kalajengking Hitam Kostrad ke Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel