Tewas Terseret Ombak, Jenazah Prof Samekto Wibowo Disemayamkan di Balairung UGM

Merdeka.com - Merdeka.com - Guru Besar Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM Prof. Samekto Wibowo meninggal dunia karena terseret ombak di Pantai Pulang Sawal atau Indrayanti, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (24/9).

Untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok Samekto, pihak UGM menggelar upacara penghormatan terakhir dengan menyemayamkan jenazah Samekto di Balairung UGM, Minggu (25/9).

Suasana haru nampak di Balairung UGM. Para pelayat yang merupakan civitas akademika UGM terutama dari FKKMK UGM memberikan penghormatan terakhirnya kepada sang Guru Besar.

Sebelum diberangkatkan ke tempat istirahat terakhirnya di Kabupaten Klaten, Dekan FKKMK UGM Yodi Mahendradhata membacakan sebuah puisi karya Samekto. Puisi tersebut berjudul "Pesta Telah Usai".

Yodi menerangkan jika sosok Samekto dikenal sebagai seorang akademisi di bidang kesehatan yang juga memunyai ketertarikan pada bidang seni. Yodi menuturkan Samekto semasa hidupnya menulis banyak puisi yang kemudian dibukukan.

"Beliau selain dikenal sebagai seorang akademisi juga dikenal sebagai orang yang memunyai jiwa seni tinggi. Beliau menuliskan banyak puisi. Di meja kami, ada buku kumpulan puisi karya beliau," kata Yodi.

Yodi menambahkan bahwa puisi berjudul "Pesta Telah Usai" karya Samekto ini berisikan tentang perpisahan. Hal ini senada dengan suasana meninggalnya Samekto.

"Kebetulan isinya sesuai dengan perpisahan seperti ini. Jadi sangat mengena. Ini permintaan dari teman-teman untuk disampaikan," ungkap Yodi.

"Selamat jalan Guru kami. Semoga Allah SWT memberikan tempat di sisiNya. Amin," tutup Yodi. [lia]