Thailand akan Mulai Suntikkan Vaksin Covid-19 Buatan Dalam Negeri

Merdeka.com - Merdeka.com - Thailand akan mulai menyuntikkan vaksin Covid-19 buatan dalam negeri pertama setelah berhasil merampungkan uji coba pada manusia.

Vaksin yang dinamakan ChulaCov19 ini menggunakan teknologi mRNA, sama seperti yang digunakan vaksin Pfizer.

Juru bicara pemerintah, Traisuree Taisaranakul menyampaikan pada Sabtu, Universitas Chulalongkorn yang mengembangkan vaksin tersebut akan segera mengajukan hasil uji coba ke Badan Pengawas Obat dan Makanan Thailand untuk persetujuan, diikutip dari Al Arabiya, Senin (9/5).

Taisaranakul menyampaikan, dalam uji coba klinis, ChulaCov19 dinyatakan aman dan menghasilkan lebih banyak imunitas atau kekebalan daripada vaksin Covid Pfizer yang juga telah mendapat persetujuan penggunaan di Thailand.

ChulaCov19 akan diproduksi di dalam negeri oleh pabrik vaksin yang berbasis di Thailand, BioNet-Asia Co, yang bisa memproduksi 20 juta dosis per tahun.

Di antara belasan vaksin Covid yang dikembangkan Thailand, ChulaCov19 disebut yang paling canggih. Thailand memproduksi sendiri vaksinnya untuk memutus ketergantungan pada vaksin buatan luar negeri.

Dalam beberapa hari terakhir, Thailand mencatat kasus Covid baru mengalami penurunan. Kasus baru yang tercatat rata-rata 8.000 per hari, turun dari rata-rata 30.000 per hari pada awal April. Penurunan ini mendorong pemerintah mencabut persyaratan tes Covid dan karantina bagi wisatawan asing yang masuk ke Thailand. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel